Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Militan ISIS (Business Insider)
Dream - Nama ISIS, yang merupakan singkatan dari Negara Islam Irak dan Suriah, belakangan sangat populer di dunia. Sebab, kelompok yang baru saja mendeklarasikan kekhalifahan itu dikenal beringas, bahkan kejam. Sehingga banyak dikecam, bahkan oleh umat Islam.
Namun, ternyata nama ISIS juga dipakai sebagai nama merek minuman anggur dari Malta. Anggur ini dijual dengan harga US$ 16 perbotol, atau sekitar Rp 187 ribu. Dari label pada botol, anggur itu diklaim segar dan alami.
Sang produsen menyatakan nama itu bukan diambil dari nama ISIS yang baru saja mendeklarasikan kekhalifahan di Irak dan Suriah itu. Mereka mengklaim ISIS yang dipakai sebagai merek dagang itu merujuk pada Isis, Dewi Mesir kuno.

Anggur merek ISIS. Foto: Al Arabiya
Sebelumnya, produsen lingeri top asal Inggris, Ann Summers, merilis produk pakaian dalam wanita dengan merek Isis. Mereka bahkan meminta maaf kepada publik dan menyatakan nama itu bukan berarti bentuk dukungan kepada kelompok bersenjata di Irak dan Suriah.
"Nama produk baru Isis merupakan nama Dewi Mesir, bukan nama kelompok ekstremis," kata Juru Bicara Ann Summers dikutip Dream dari Al Arabiya, Selasa 26 Agustus 2014. Sang produsen mengaku tak mungkin mengubah nama itu karena sudah dipersiapkan sejak enam bulan lalu.
Di Amerika Serikat, nama ISIS juga dipakai oleh perusahaan yang memproduksi lingeri. Sebuah perusahaan menamakan salah satu produknya dengan 'Isis Blue Maternity and Nursing Bra". Produk ini dijual untuk kaum ibu yang tengah menyusui.
Sedangkan, ISIS telah mengganti nama mereka menjadi Islamic State (IS). Kelompok ini telah menguasai beberapa wilayah di Irak dan Suriah. Mereka juga terus berperang melawan militer di kedua negara tersebut.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

JKT48 dan Bernadya Tampil di AXIS Nation Cup 2026, Bikin Grand Final Makin Meriah!

Kadar Oksigen di Laut, Sungai, dan Danau Terus Menurun, Ilmuwan Peringatkan Ancaman bagi Kehidupan

Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?