Baju Rumah Stylish Jadi Tren Selama Pandemi

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Jumat, 18 Desember 2020 16:31
Baju Rumah Stylish Jadi Tren Selama Pandemi
Tak hanya modis dan nyaman digunakan, baju dibuat memakai bahan tekstil ramah lingkungan.

Dream - Rumah menjadi pusat aktivitas untuk banyak orang selama pandemi. Hal ini turut memengaruhi tren fashion yang bergeser ke arah homewear.

Busana rumah merupakan fashion item yang banyak digandrungi selama pandemi. Fashion beralih ke arah kenyamanan. Daster, piyama dan baju tidur justru laku keras di pasaran.

SARE/ studio© Foto: SARE/ studio

Persepsi mengenai baju tidur ini kemudian didobrak oleh label fashion SARE/ studio. Dirancang dengan konsep Work-At-Home, pakaian yang diperuntukkan bagi dewasa dan anak-anak untuk melakukan berbagai kegiatan di rumah.

Tidak hanya dipakai tidur, koleksi dirancang agar dapat dikenakan untuk bekerja, bermain dan berolahraga ringan di rumah.

" Baju tidur yang baik haruslah nyaman secara bahan dan serba guna secara fungsi. Setelah melewati hampir satu tahun melewati masa pandemi dan berkegiatan di rumah, kami menyadari bahwa bekerja mengenakan piyama menjadi sebuah tren dan kebiasaan baru," ujar Cempaka Asriani, Co-Founder CEO SARE/ studio di Jakarta, Rabu 17 Desember 2020.

SARE/ studio© Foto: SARE/ studio

Tolak ukur dari busana rumah adalah terasa adem dan nyaman saat dikenakan. Oleh karena itu, pemilihan bahan berperan penting dalam proses pembuatan busana rumah.

1 dari 5 halaman

Bahan Ramah Lingkungan

Untuk menghadirkan pakaian rumah yang nyaman untuk semua kalangan umur, SARE/ studio bekerjasama dengan merek serat LENZING™ ECOVERO™. Bahan tekstil ramah lingkungan cenderung mempunyai karakter yang lebih ringan dan sejuk.

SARE/ studio© Foto: SARE/ studio

" Semua bahan tekstil dibuat dari hutan bersertifikasi khusus untuk menghadirkan busana yang tidak hanya adem dan lembut di kulit tetapi juga ramah lingkungan," ujar Mariam Tania, Marketing and Branding Manager South East Asia and Oceania di Lenzing Group.

Koleksi terbaru SARE/ studio menghadirkan motif eksklusif yang dirancang sendiri. Warnanya mengusung tema bumi seperti beige, cokelat, hijau daun serta hijau tosca dengan sedikit sentuhan colorful.

SARE/ studio© Foto: SARE/ studio

Tak hanya piyama, baju rumah dikemas ke dalam berbagai cutting menarik seperti daster puff sleeve, loose shirt, sleeveless top serta daster.

2 dari 5 halaman

Bersantai Sejenak di Panggung Jakarta Fashion Week 2021

Dream - Tren fashion homewear atau busana rumah turut ditampilkan di gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2021. Koleksi tersebut dibawakan oleh SARE/studio, salah satu label busana rumah dan piyama.

Seperti dikethui, tren homewear tengah meramaikan pasar mode di seluruh dunia belakangan ini. Baju rumah kini tak hanya mengutamakan kenyamanan, melainkan juga tampilan yang modis.

" Walaupun kenyamanan tetap nomor satu, nilai lainnya seperti authenticity, desain yang timeless serta kualitas yang tahan lama turut mempengaruhi keputusan untuk membeli busana. Ini adalah pakaian yang akan menemani berbagai kegiatan Anda di rumah," ujar Cempaka Asriani, Co-Founder & CEO SARE/studio dalam rilisnya, Selasa 2 Desember 2020.

SARE/studio© Foto: Dok. JFW 2021

 

SARE/studio menampilkan koleksi terbarunya di pertunjukan Fashion Force Award JFW 2021. Koleksi hadir dengan desain exclusive prints yang menyuarakan keunikan karakter si pengguna

3 dari 5 halaman

Permainan Motif

Koleksi ini cukup berbeda dibandingkan dengan koleksi sebelumnya, di mana SARE/studio mengurangi permainan warna netral dan motif dedaunan.

SARE/studio© Foto: Dok. JFW 2021

Motif floral dan buah berwarna meriah lebih ditonjolkan dalam koleksi kali ini, serta motif kamuflase dengan warna lembut yang menjadi salah satu tren musiman.

Selain permaiann motif, SARE/studio juga menghadirkan detail dan siluet baru yang menggabungkan detail feminin seperti ruffle untuk tampilan loungewear modern.

SARE/studio© Foto: Dok. JFW 2021

4 dari 5 halaman

KAMI Hadirkan Batik Motif Kawung dan Parang Klitik di JFW 2021

Dream - Label busana Kami. menampilkan koleksi terbaru di panggung Jakarta Fashion Week (JFW) 2021. Berbeda dari biasanya, label yang terinspirasi dari budaya Korea ini membawa koleksi bertema kerajinan khas Indonesia.

Koleksi bertajuk 'Bandha' itu terinspirasi dari gagasan tentang bagaimana batik, sebagai salah satu teknik pembuatan tekstil yang dilestarikan secara turun temurun di Tanah Air. Penamaan 'Bandha' diambil dari bahasa Jawa yang berarti 'harta karun'.

Kami.© Foto: Dok. JFW 2021

" Kami. hampir tidak pernah membawa tema Indonesia dan sekarang ini adalah saatnya. Kami membawa kain batik khas Jawa serta sulaman suku Dayak yang dikemas secara kontemporer," ujar Nadya Karina, Founder dan Creative Director Kami. dalam konferensi pers virtual JFW belum lama ini.

Koleksi 'Bandha' menonjolkan beberapa motif batik ternama, diantaranya motif Kawung dan Parang Klitik. Motif tersebut dibalut dengan desain yang telah disederhanakan sehingga tercipta tampilan kontemporer.

5 dari 5 halaman

Tetap Sarat Makna

Meski telah disederhanakan, kedua motif tetap memiliki filosofi yang dalam. Motif Kawung berarti mengontrol keinginan diri dan mengingatkan kita kepada Sang Pencipta. Sedangkan motif Parang Klitik mengandung makna perilaku yang halus dan bijaksana.

Kami.© Foto: Dok. JFW 2021

" Koleksi ini juga membawa Kami. untuk menciptakan desain karya khas Kami. dengan motifyang terinspirasi oleh visual dari batik. 'Bandha' adalah tentang apresiasi yang sederhana namun besaratas kebanggaan yang kami bawa untuk Indonesia," tambah Karin.

Koleksi 'Bandha' dibawakan dalam 13 look yang terdiri dari atasan, celana, rok, outer hingga dress. Siluet lebar dan pemakaian bahan ringan membuat gaun terlihat flowy dan elegan.

Kami.© Foto: Dok. JFW 2021

Teknik pembuatan outfit yang bervolume menggunakan bahan premium berhias pleats dan embroidery. Motif Kawung dan Parang Klitik yang didominasi oleh desain geometris membuat ketiga belas outfit mudah melekat di hati anak muda.

Beri Komentar