Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jengkol (Foto: Shutterstock)
Dream - Jengkol, sajian ini merupakan favorit banyak orang Indonesia. Baunya sangat khas menyengat, namun bagi penggemarnya justru aroma tersebut yang membangkitkan selera makan.
Biasanya disajikan dengan digoreng, bumbu balado atau disemur. Tahukah Sahabat Dream daerah di Indonesia yang menghasilkan jengkol paling enak? Kabarnya, jengkol yang berasal dari Sumatera Barat adalah yang terenak dan terlegit.
Jengkol atau yang bernama latin Archidendron pauciflorum dari Sumbar telah diteliti. Hasilnya diketahui bahwa kawasan pesisir selatan Sumbar jadi area penghasil jengkol terenak di Indonesia
" Pesisir Selatan memiliki dua varietas jengkol unggulan yakni bareh dan lokan," kata Jumsu Trisno, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan setempat, di Painan Sumbar, dikutip dari Liputan6.com.
Ia menambahkan, keunggulan rasa kedua varietas itu berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Balai Penelitian Buah (Balitbu) Tropika Aripan Sumatera Barat, beberapa waktu lalu.
Dari penelitian itu diketahui kadar amilosa dan kapur pada daging jengkol lebih unggul jika dibanding dengan jenis jengkol lain di Indonesia. Selain itu, kedua varietas jengkol itu merupakan jenis yang pertama kali disertifikasi di Indonesia.
Kadar kapur yang ada pada jengkol bareh dan lokan berpotensi kecil membuat orang yang mengosumsinya mengalami sakit perut. Hanya saja, dari banyaknya jengkol jenis tersebut di Pesisir Selatan, hanya dua batang saja yang dinilai unggul.
Saat ini, Balitbu Tropika Aripan Sumatera Barat tengah mengembangkan kedua jenis itu. " Sedikitnya sekitar 6.000 bibit dari jengkol kedua jenis itu telah ditanam di Kecamatan Silaut," ujar Jumsu.
Ia berharap dengan adanya sertifikasi, penelitian hingga pengembangannya kepada masyarakat yang membudidayakan jengkol jenis itu bisa meraup pundi-pundi rupiah lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya.
Laporan: Dinny Mutiah/ Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya