Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Teh Vs Kopi (Foto : Shuterstock)
Dream - Lebih suka kopi atau teh? Pilihan Sahabat Dream bisa jadi dipengaruhi faktor genetik. Siapa sangka, kesukaan kita terhadap teh atau kopi bisa dilihat dari gen yang dimiliki.
Dalam studi baru, yang diterbitkan kemarin di jurnal Scientific Reports, para peneliti menganalisis data genetik dari lebih dari 400.000 orang dewasa Inggris antara usia 37 hingga 73.
Tim peneliti menemukan bahwa orang yang membawa gen reseptor spesifik untuk rasa pahit kafein lebih mungkin untuk minum empat cangkir kopi atau lebih setiap hari. Sangat kecil kemungkinannya untuk minum teh.
Orang-orang dengan gen reseptor pahit yang berbeda untuk suatu zat yang disebut Propylthiouracil (PROP) lebih mungkin untuk mengasup kafein dari lima cangkir teh atau lebih dan cenderung minum kopi.
Untuk orang yang memiliki tingkat sensitif terhadap kepahitan kafein akan menjadikan itu sebagai alasan untuk tidak meminum kopi.
" Hasil sebaliknya dari penelitian kami menunjukkan bahwa konsumen kopi mendapatkan rasa atau kemampuan untuk mendeteksi kafein karena penguatan positif ditimbulkan oleh kafein,” ungkap, salah satu peneliti Marilyn Cornelis, PhD, dari Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern Feinberg, dikutip dari Health.
Baik kalian yang menyukai kopi ataupun teh, keduanya memiliki manfaat masing-masing.
Kafein yang terdapat pada kopi dapat mengurangi risiko jantung, diabetes, kanker berkat antioksidan dan polifenol yang dimilikinya.
Begitu juga dengan teh walaupun memiliki jumlah kafein yang lebih rendah daripada kopi, teh merupakan sumber yang kaya antioksidan dan juga dapat melindungi jantung.
(Sah/ Laporan Ava Haprin)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya