Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Terungkapnya kasus vaksin palsu membuat masyarakat menjadi resah. Terlebih pada mereka yang pernah menjadi pasien di rumah sakit penerima vaksin palsu.
Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ilham Oetomo Marsis menghaturkan permohonan maaf atas kasus vaksin palsu ini.
" Saya Ketua Umum IDI dan negara harus meminta maaf kepada masyarakat atas musibah yang terjadi," kata Ilham di Mabes Polri Jakarta Selatan, Kamis 21 Juli 2016.
Sementera Presiden Joko Widodo berpesan pada Ilham, agar menjadikan kasus ini sebagai pelajaran dan tidak boleh terulang kembali.
" Pesan Presiden Jokowi itu harus menjadi pelajar dan kita wajib melakukan instrospeksi," ucap dia.
Ilham berujar, tidak akan merasa keberatan jika ada anggotanya terlibat masalah hukum dan dilakukan penyelidikan.
" Kalau ada anggota kami yang bersalah, kami tidak keberatan dilakukan penyidikan dan pengadilan. Di dokter ada tiga. Pengadilan etika oleh majelis etik, pengadilan disiplin oleh majelis kehormatan, dan pengadilan hukum pidana," kata Ilham.
Sementara, IDI akan melakukan pembelaan secara hukum terkait keanggotaan dokter yang bersangkutan di IDI, namun hanya sebatas pembelaan hingga terbukti menjadi tersangka.
" Kalau ada anggota kami yang bersalah tentu kami akan lakukan pembelaan hukum, namun kami tidak melindungi, kalau sudah terbukti ya tentu kami akan cabut keanggotaannya," ujar dia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya