Ilustrasi: Penikmat Eskrim
Dream - Siapa yang tak menyukai es krim? Makanan dingin yang satu ini memang selalu jadi idola di kalangan anak-anak, remaja hingga dewasa. Beragam varian rasa mulai dari cokelat, stroberi, vanila, pisang dan masih banyak lainnya.
Tapi makan es krim bikin gemuk ternyata hanya mitos. Kandungan es krim ternyata sangat bermanfaat. Misalnya saja energi, protein, lemak sehat yang sangat dibutuhkan tubuh. Kandungan lemak dalam es krim sebesar 10 persen baik untuk tubuh dan tidak menyebabkan obesitas.
Makanan favorit yang dibekukan ini memiliki tekstur lembut dan meleleh serta meninggalkan rasa manis di lidah. Biasanya, es krim terbuat dari susu, cream, emulsifier, stabilizer dan ekstrak perasa. Kini perkembangan eskrim telah menemui beragam kreativitas dari pembuatnya. Adapun jenis buah-buahan atau sayuran yang menjadi varian rasa baru untuk meminimalisir kebosanan pecinta eskrim dengan rasa yang ada.
Setidaknya, es krim menyajikan 110-130 kalori energi dan 2,5-3 gram protein untuk setiap takaran 100 gramnya. Kandungan laktoferin dan cytokines pada es krim ternyata baik untuk meningkatkan immune tubuh dan menuntaskan virus influenza. Dilansir dari vemale.com ada beberapa manfaat mengkonsumsi eskrim bagi tubuh:
1. Kandungan kalsium dalam eskrim dapat membantu kepadatan tulang, mencegah osteoporosis, mencegah kanker dan darah tinggi.
2. Nutrisi dalam es krim tidak akan membuat gemuk. Sebaliknya, kandungan energinya membantu kebutuhan energi dengan menyumbangkan 15 persen lemak.
3. Saat pilek biasanya seringkali dilarang konsumsi yang dingin-dingin. Hal ini salah, karena mengkonsumsi es krim dapat meningkatkan immune tubuh dan membantu proses penyembuhan flu.
4. Kandungan laktoferin berfungsi sebagai zat antiviral, untuk melawan aneka virus seperti cyntomegalovirus, influenza serta HIV.
5. Mengkonsumsi es krim sesuai porsi justru akan membantu program diet dan menurunkan berat badan. Makan seimbang dapat mencegah penyakit jantung.
Nah, tak perlu takut lagi mengkonsumsi es krim, asal konsumsi sesuai porsi justru membuat tubuhmu jauh lebih sehat. (Ism)
Advertisement

Cerita Panji: Kisah Cinta dari Jawa yang Menjelma Jadi Dongeng di Seluruh Asia Tenggara

Berat Badan Rata-Rata Bayi per Bulan: Panduan Grafik dan Perkembangannya yang Harus Diketahui

Cara Mengurangi Kebiasaan Jajan pada Anak dan Mulai Mengajari Cara Mengatur Keuangan


Punya Badan Sebesar Beruang, Benarkah Panda Hanya Makan Bambu?

Deretan Musisi Luar Negeri yang Akan Mengunjungi Indonesia pada Agustus 2026

Mengapa Cara Membaca Aksara di Tiap Budaya Bisa Berbeda-beda?