Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Operasi Caesar (DailyTimes)
Dream - Proses operasi caesar cenderung cepat, jika tak ada keluhan baik pada ibu dan bayi. Tetapi untuk pemulihan, memang memakan waktu lebih lama dibandingkan persalinan normal.
Biasanya rasa sakit pada jahitan yang membuat pemulihan jadi memakan waktu. Untuk pemulihan lebih cepat ada trik yang bisa Anda lakukan. Tentunya agar kondisi tubuh kembali normal dalam waktu yang tak terlalu lama sehingga Anda bisa merawat bayi lebih maksimal.
1. Jangan anti obat nyeri
Kulit dan daging Anda sudah terkena pisau bedah dan jahitan. Rasa sakit pastinya jadi konsekuensi, untuk itu jangan anti terhadap obat nyeri karena akan membuat Anda jadi lebih nyaman. Dokter pasti memberikan obat yang aman untuk ibu menyusui. Jangan segan untuk berkonsultasi jika rasa nyeri tak kunjung hilang atau muncul masalah di jahitan operasi.
2. Mencoba bergerak
Semakin cepat beranjak dari tempat tidur, lebih baik. Dengan bergerak sedikit demi sedikit, otot jadi lebih kuat. Namun, berhati-hatilah dan minta didampingi jika Anda merasa belum terlalu kuat untuk melakukan aktivitas sendiri. Perlahan tapi pasti, belajarlah untuk bergerak dari tempat tidur.
3. Minta bantuan
Jangan mencoba dan menjadi 'supermom'. Setelah operasi Anda butuh bantuan, bukan hanya untuk mengurus bayi tapi juga aktivitas sehari-hari. Pastikan mencari bantuan sebelum si kecil lahir agar Anda tak kelelahan dan cepat pulih. Bantuan bisa berupa dari kerabat atau merekrut asisten rumah tangga atau baby sitter.
4. Bentuk 'tim' yang solid
Pastikan Anda dan pasangan menjadi tim yang solid. Jangan segan untuk meminta bantuannya dan dari jauh-jauh hari, beri tahu pasangan apa saja yang Anda dan si kecil butuhkan. Sementara Anda bisa beristirahat, biarkan pasangan yang mengatur rumah dan mengurus si kecil. Hal ini penting agar emosi dan kondisi psikologis tetpa stabil dan terhindar dari depresi pasca melahirkan.
Sumber: Kid Spot
Baca Juga: Ibu Hamil Disarankan Makan Terong, Ini Alasannya Redakan Pegal Saat Hamil dengan Cara Ini Hindari Kosmetik dengan Vitamin A Saat Hamil, Ini Alasannya Alami Masalah Kulit Saat Hamil, Ini Cara Atasinya Berdamai dengan Nyeri Punggung Saat Hamil Lima 'Senjata' Menyegarkan untuk Ibu Hamil
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari