Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Banyak cara yang dilakukan para perempuan untuk menjadikan kulit putih, cantik dan sehat. Salah satunya perawatan dengan menggunakan lulur.
Penggunaan lulur mandi setiap orang berbeda. Tergantung intensitas terpapar polusi dan sinar matahari, serta kotoran yang menempel di kulit. Tidak jarang yang berpikiran dengan luluran setiap hari maka kulit akan menjadi lebih putih.
Menurut Dokter Spesialis Kulit dan Kecantikan, Ratna Komala Dewi, luluran setiap hari tak menjamin membuat kulit makin putih.
" Banyak juga yang saking semangatnya ingin putih dan bersih mereka menggosokan lulur sehari bisa 3 kali. Padahal hal ini tidak baik. Luluran setiap hari bukan jalan menuju kulit lebhih cerah," kata Ratna saat berbincang dengan Dream.co.id.
Ratna juga mengatakan, tidak perlu terlalu sering dan keras menggosok kulit dengan lulur. Bila ada yang sering menggosokan lulur dalam waktu berdekatan, justru itu tidak baik.
" Bukan bikin putih justru membuat jaringan kulit akan rusak bila cara menggosoknya tidak benar," kata Ratna.
Menurut Ratna idealnya para wanita menggunakan lulur setidaknya satu bulan dua kali atau tergantung kebutuhan.
" Banyak yang salah saat menggosokan lulur pada tubuh, kebanyakan orang menggosok lulur dengan cara menarik atas ke bawah, yang benar itu gunakan sebelum mandi, usapkan dan gosokan dengan gerakan memutar. Dan gunakan kurang lebih satu bulan sekali," ujarnya.
Gerakan memutar saat luluran akan membuat sel kulit mati dan kotoran yang menempel pada kulit lebih mudah terangkat. " Pilih juga lulur scrub yang tepat agar tidak melukai kulit," jelas Ratna.
Scrub yang baik pada lulur menurutnya yang berbentuk butiran halus, homogen atau bulat dan tidak kasar saat menyentuh kulit. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya