Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Apel AS Diduga Tercemar Bakteri (Antara)
Dream - Tercemarnya apel di Amerika Serikat oleh bakteri Listeria monocytogenes membuat masyarakat khawatir. Di Amerika, dilaporkan sudah ada tiga orang meninggal dan beberapa di antaranya sakit akibat terinfeksi bakteri ini.
Sejumlah negara sudah melarang peredaran apel asal Amerika Serikat. Malaysia sudah mengeluarkan larangan itu. Kemudian disusul oleh Indonesia. Lantas, apa sebenarnya bakteri Listeria monocytogenes tersebut?
Listeria monocytogenes merupakan bakteri gram-positif. Sebagian bakteri ini bersifat patogen [menjadi sumber penyakit] pada tingkat tertentu. Penyakit yang disebabkan bakteri ini adalah Listeriosis.
Penyakit Listeriosis diawali dengan gejala influenza, misalnya demam berkepanjangan. Terkadang juga disertai sakit kepala parah, mual, dan diare. Gejala ini biasanya berlangsung beberapa hari hingga tiga minggu.
Jika menyebar ke sistem saraf, bakteri ini bisa menyebabkan meningitis. Bakteri ini juga bisa menyebabkan infeksi pada kandungan atau leher rahim pada wanita hamil, yang dapat berakibat keguguran.
Bakteri Listeria monocytogenes bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan, seperti susu mentah, susu yang proses pasteurisasinya kurang benar, keju, es krim, sayuran mentah, sosis. Dari daging mentah yang difermentasi, daging unggas mentah dan yang sudah dimasak, semua jenis daging mentah, dan ikan mentah atau ikan asap.
Kemampuannya untuk tumbuh pada temperatur rendah hingga 3 derajat Celcius memungkinkan bakteri ini berkembang biak dalam makanan yang disimpan di lemari pendingin. Bakteri Listeria monocytogenes bisa dimatikan dengan suhu 75 derajat Celcius. Sehingga, makanan yang dimasak, dipanaskan, dan disimpan dengan benar umumnya aman dikonsumsi. (Ism, Dari berbagai sumber) Baca Juga: Kemendag Tarik Apel AS, Diduga Tercemar Bakteri Cacing Sepanjang 7,6 Cm Hidup di Dalam Ginjal Manusia Penjelasan Ilmiah `Ketindihan` Makhluk Gaib Saat Tidur Kebiasaan Kecil Ini Berisiko Kematian Pentingnya Mandi Usai Olahraga Mengapa Wanita Lebih Berlemak dari Pria Pasien Tewas Usai Terima Transfusi Darah `Alien`
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya