Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Audi S4 Mejeng Di Pameran Mobil. (Foto: Shutterstock/Ilustrasi)
Dream – Pernah dengar peringatan merusak berarti membeli di sebuah toko? Aturan dimana pembeli harus mengganti barang yang telah rusak, sengaja atau tidak, ini biasanya sering tertempel di sejumlah toko atau bagian barang pecah belah sebuah supermarket.
Tapi peraturan ini sepertinya tidak berlaku bagi toko yang satu ini.
Dikutip dari Carscoops, Minggu 25 November 2018, seorang pria bernama Vince Hansen membawa mobilnya ke tokoTitan Motorsports awal bulan ini. Hansesn ingin menambahkan beberapa komponen di mobil Audi S4 kesayangannya.
Semua terasa lancar sampai dia ingin mengambil kendaraannya dua hari kemudian.
Toko itu memang telah menggarap S4. Namun sang montir ingin menguji mobil Audi S4 untuk memastikan kendaraannya tidak bermasalah.
Malang, montir itu bernasib buruk. Mobil si pelanggan menabrak kendaraan lain. Ditambah, montir kena tilang karena melakukan U-Turn secara ilegal.
Karena kesalahan dibuat oleh karyawan toko, Hansen berpikir toko akan membayar biaya perbaikan.
Namun, dia mendapati bahwa toko onderdil menolak membayar biaya perbaikan. Pihak toko menyarankan Hansen untuk mengajukan klaim ke asuransi mobil.
Tapi, asuransi mobil menyebut pihak toko enggan memasukkan beberapa detail yang dibutuhkan untuk klaim.
Pemilik Titan Motorsports, Nero Deliwala, mengatakan aturan syarat dan ketentuan di toko ini menjelaskan siapa yang bertanggung jawab terhadap kerusakan. Deliwala mengatakan Hansen menandatangani perjanjian yang menyebut Titan Motorsport tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi di Audi S4.
Kuasa hukum Hansen mengatakan pihaknya tidak akan tinggal diam dan menyerah.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya