Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Tiga Cara Mengerem Ketika Mengendarai Mobil, Lho. (Foto: Shutterstock)
Dream – Ketika berkendara, keselamatan merupakan hal terpenting. Selain keahlian mengemudi dan memathu rambu lalu lintas, kemampuan lain yang harus dikuasai adalah teknik pengereman yang tepat.
Terlalu dalam menginjak pedal rem, mobil akan berhenti mendadak sehingga mengejutkan pengendara di belakang. Sebaliknya, terlalu pelan mengerem, mobil akan nyelonong dan menabrak kendaraan di depan.
Jika kita tidak tahu teknik mengerem mobil, pastinya akan banyak hal yang akan terjadi. Tentu kamu tak mau hal itu terjadi, kan?
Selain erat hubungannya dengan keselamatan, teknik mengerem juga perlu dikuasi agar usia komponen pada sistem pengereman, terutama kampas rem, lebih apnjang.
Hal pertama yang harus dikuasai adalah mengusahakan tetap mengontrol diri ketika melakukan pengereman. Karena, pengereman bisa optimal jika pengemudi tidak panik.
Dikutip dari Suzuki, Minggu 25 November 2018, ada tiga teknik mengerem. Pertama, teknik threshold. Teknik ini dilakukan dengan menahan pedal sekitar 90 persen. Tekanan ini hanya mengambang atau tidak sampai mengunci sehingga ban masih bisa dengan mudah untuk dibelokkan.
Kedua, teknik stab. Teknik pengereman ini sangat cocok dilakukan untuk kendaraan yang menggunakan drum brakeatau tromol. Caranya yaitu dengan menekan pedal rem, lepas dan tekan kembali berulang-ulang secara cepat.
Hal ini berguna untuk mengurangi kecepatan kendaraan. Selain bisa mengurangi kecepatan kendaraan, cara ini juga bisa mencegah ban mengunci. Dalam melakukan teknik ini, Anda perlu latihan dengan pendampingan oleh orang yang ahli di bidangnya.
Ketiga, teknik squeeze. Teknik pengereman ini mirip dengan stab. Caranya, cukup menekan pedal rem, lepas dan tekan kembali berulang-ulang. Namun, lakukan dengan perlahan dan lembut.
Selain teknik di atas, usahakan untuk membantu pengereman dengan menggunakan engine brake. Setelah kecepatan kendaraan sudah mulai turun, lakukan juga penurunan persneling ke gear yang lebih rendah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya