Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Dream - Menonton film menjadi kegiatan sekaligus hiburan sejenak di sela-sela padatnya rutinitas sehari-hari. Bagi Anda yang hobi mengunjungi teater atau bioskop untuk menyaksikan film kesayangan Anda tentu film tiga dimensi bukan sesuatu hal yang baru.
Keunikan saat menonton film tiga dimensi terbilang sangat menyenangkan, karena penonton diajak larut dan merasakan sensasi seolah ikut dalam film tersebut. Namun ada beberapa orang yang merasa pusing bahkan mual saat menonton film tiga dimensi atau 3D.
Saat Anda menyaksikan film 3D, mata Anda seolah 'dibohongi' karena film dibuat seolah memadukan sebuah gambar satu dengan gambar lainnya sehingga menimbulkan efek dimensi kedalaman. Menurut dokter dari New York University Langone Medical Center, mata akan bergerak secara berlapis dengan cara yang tidak alami hal itu yang menyebabkan pusing.
Adapun dampak negatif yang ditimbulkan usai menonton film 3D: mata akan bekerja lebih keras dan fokus untuk mengirimkan rangsangan demi melihat tumpukan gambar. Gambar yang direkam oleh mata akan dikirimkan ke otak dengan kondisi tubuh bingung.
Kondisi mual dan pusing menjadi bagian dari persepsi karena umumnya penonton sangat sensitif saat menyaksikan film 3D. Menurut, Dr Richard Isaacs, seorang ahli bedah kepala dan leher, otak Anda diberi perintah untuk tubuh tetap diam dan hanya fokus pada gambar yang direkam oleh mata.
Teknologi 3D menggunakan kemampuan otak untuk menyatukan dua gambar menjadi satu. Kacamata menjadi barang wajib saat pertunjukan film berlangsung hal ini sebenarnya hanya untuk menginterpretasikan dua gambar datar menjadi satu obyek yang memiliki kedalaman.
Bagi Anda penyuka film 3D sebaiknya mulai saat ini Anda menghindari menonton film 3D. Karena akan menimbulkan dampak pusing, mual, sakit mata bahkan kestabilan tubuh yang berkepanjangan.
Mau gaul bukan berarti harus merusak kesehatan, bukan?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang