Ilustrasi (www.kellerlawoffices.com)
Dream - Sebuah studi menunjukkan semakin banyak warga Eropa yang meninggalkan bir beralkohol. Mereka beralih meminum bir tanpa alkohol. Sehingga konsumsi bir tanpa alkohol di Eropa pun diprediksi akan meningkat tajam.
" Bir non-alkohol memiliki potensi penjualan yang besar. Baik di wilayah yang didominasi Muslim maupun masyarakat yang peduli kesehatan tapi mencintai bir di pasar Barat," tutur analis minuman global di Mintel, Jonny Forsyth, sebagaimana dilansir dari The Olive Press, Rabu 3 Desember 2014.
" Ini adalah daerah inovasi yang harus menjadi fokus semua produsen besar bir. Karena konsumen menginginkan jaminan kualitas produk, merek terpercaya tertentu dapat menyediakannya."
Studi yang dilakukan lembaga Mintel bulan lalu menunjukkan, konsumsi bir non-alkohol di sejumlah negara Eropa Barat meningkat.
Konsumsi bir non-alkohol di Spanyol meningat. Dari 60 persen pada tahun lalu, menjadi 69 persen. Angka ini menjadikan Spanyol sebagai negara dengan konsumsi bir tanpa alkohol terbesar di Eropa.
Di Jerman, konsumsi bir tanpa alkohol pada 2012 sebesar 11 persen. Pada 2013 sebesar 19 persen, dan tahun ini 47 persen. Sementara, konsumsi bir non-alkohol di Italia sebesar 29 persen dan Inggris 14 persen. (Ism)
Advertisement

Tak Peduli Laki-Laki atau Perempuan, Ini Alasan Mengapa Setiap Orang Harus Bisa Memasak

Mengapa Orang Bersepeda Lebih Banyak Menggunakan Pakaian yang Ketat?

Budaya Ngopi di Indonesia Serta Sejarah Masuk Minuman Hitam Nan Nikmat Ini
7 Makanan yang Sering Dikira Ultra-Processed Food, Padahal Belum Tentu

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?

Benarkah Iskandar Zulkarnain dan Alexander the Great adalah Orang yang Sama?

Tak Hanya Indonesia, Ini Negara yang Juga Merayakan 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan