Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Asteroid (Shutterstock.com)
Dream - NASA segera menguji pesawat ruang angkasa yang akan digunakan untuk mengeksplorasi asteroid kaya mineral diperkirakan bernilai US$10 juta triliun. Nantinya, pesawat ini akan diluncurkan dalam Misi Psyche.
Misi Psyche NASA telah melewati tonggak penting yang membuatnya selangkah lebih dekat pada peluncuran. Setelah meninjau secara intensif kemajuan misi dalam membangun instrumen sains dan sistem tekniknya, Psyche diizinkan masuk ke Fase D,
Fase D merupakan fase akhir operasi sebelum jadwal peluncurannya pada Agustus 2022. Hingga saat ini, misi tersebut berfokus pada perencanaan, perancangan, dan pembangunan badan pesawat ruang angkasa, sistem propulsi tenaga surya, tiga instrumen sains, elektronik, subsistem daya, dan sejenisnya.
Peninjauan yang sukses dari elemen-elemen tersebut berarti misi sekarang dapat mulai mengirimkan komponen ke Laboratorium Propulsi Jet NASA, yang mengelola misi dan akan menguji, merakit, dan mengintegrasikan setiap bagian.
" Ini benar-benar fase terakhir, ketika semua kepingan puzzle bersatu dan kami akan segera naik roket. Ini adalah bagian paling intens dari semua yang terjadi di lapangan," kata Lindy Elkins-Tanton dari Arizona State University, yang menjadi investigator utama Misi Psyche.
Target Psyche adalah asteroid kaya logam dengan nama yang sama. Asteroid tersebut mengorbit di Matahari pada jalur lingkar utama antara Mars dan Jupiter.
Para ilmuwan menilai tidak seperti asteroid berbatu atau es, Psyche sebagian besar adalah besi dan nikel. Asteroid ini bisa menjadi jantung dari planet awal yang kehilangan lapisan luarnya.
Menjelajahi asteroid Psyche yang memiliki lebar sekitar 140 mil, atau 226 kilometer. dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana Bumi dan planet lain terbentuk.
Pesawat ruang angkasa Psyche akan menggunakan magnetometer untuk mendeteksi medan magnet potensial. Jika asteroid memilikinya, itu merupakan indikator kuat benda angkasa itu pernah menjadi inti dari sebuah planet awal.
Pencitraan multispektral akan menangkap gambar permukaan, serta mengumpulkan informasi tentang komposisi dan topografi asteroid. Spektrometer akan menganalisis neutron dan sinar gamma yang datang dari permukaan untuk mengungkap unsur-unsur penyusun benda tersebut.
Sumber: Phys.org
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele