Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Xiaoli Jalani Pemeriksaan Sebelum Operasi Pengecilan Lambung. (Foto: Chengdu Business Daily)
Dream - Setiap wanita pasti menginginkan memiliki postur tubuh ideal. Termasuk seorang gadis Cina berusia 25 tahun dengan nama samaran Xiaoli.
Dia rela melakukan apapun untuk menurunkan berat badannya. Termasuk mengonsumsi pil penurun berat badan selama tujuh tahun. Memang bobot Xiaoli terlalu berlebih.
Namun apa yang didapatnya setelah puluhan tahun mengonsumsi obat pelangsing tubuh itu tak sesuai harapan.
Cerita ini bermula ketika Xiaoli tergiur iklan pil penurun berat badan di televisi pada tujuh tahun yang lalu. Gadis muda ini ingat saat itu dia merasakan hasil dari mengonsumsi pil penurun badan tersebut.
Xiaoli telah menghabiskan 200 ribu yuan atau Rp 430 juta untuk membeli berbagai macam pil penurun badan lainnya selama tujuh tahun.
Tetapi, begitu dia berhenti meminum pil, badannya semakin mekar. Bukan itu saja, berat badannya malah bertambah. Ketika baru mengonsumsi obat pelangsing, berat badannya malah naik 45 kilogram.
Tak sabar ingin segera bertubuh langsung, Xiaoli menempuh cara kilat. Dia pergi dari kotanya Yibin ke Chengdu untuk menjalani operasi pengecilan lambung.
Dia tiba di Rumah Sakit Chengdu dan memberi tahu para dokter bahwa dia telah berjuang selama tujuh tahun tapi tidak ada tanda-tanda positif.
" Operasi pengecilan lambung itu adalah satu-satunya kesempatan saya," kata Xiaoli, seperti yang diceritakannya kepada koran Chengdu Business Daily.
Kepada koran itu, Xiaoli memperingatkan para wanita agar tidak tertipu dengan iklan penurun badan yang ada di media.
Dokter di rumah sakit mengatakan kebiasaan makan Xiaoli juga memberikan kontribusi terhadap kenaikan berat badannya. Sementara obat-obatan yang ia konsumsi selama tujuh tahun terakhir adalah penyebab utamanya.
Wang Zhong, wakil direktur Departemen Gizi RS Chengdu, mengatakan bahwa pil penurun berat badan bekerja dengan membatasi nafsu makan, atau meningkatkan frekuensi ekskresi untuk mendapatkan penurunan berat badan yang cepat.
" Tetapi efek dari obat-obatan semacam itu tidak stabil dan tahan lama. Tak peduli sebagus apapun iklan tersebut, penurunan berat badan adalah proses sistematis jangka panjang," kata Wang.
(Sumber: OddityCentral.com)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
