Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Eman (Sky News)
Dream - Wanita berbobot 500 kilogram, Eman Ahmed Abd El Aty, akhirnya berhasil diterbangkan dari Alexandria, Mesir, menuju Mumbai, India. Perempuan 36 tahun itu akan menjalani operasi untuk mengurangi berat badan.
Sebagaimana dikutip Dream dari laman Sky News, Senin 13 Februari 2017, tak mudah untuk membawa perempuan seberat setengah ton itu. Untuk mengangkut Eman ke Rumah Sakit Saifee di Mumbai diperlukan truk.
Selain itu, juga dibutuhkan crane untuk mengangkat tubuh Eman yang hanya bisa terbaing di atas dipan. Para petugas harus melakukan pekerjaan mereka dengan berhati-hati.
Sebelum menjalani serangkaian operasi, Eman akan diobservasi selama sebulan oleh Muffazal Lakdawala, dokter ahli bedah yang menanganinya.

Eman sudah 25 tahun tak pernah meninggalkan rumah, sebab kondisi badan supergembul itu menyebabkannya tak bisa jalan. Apalagi dia pernah terserang stroke. Tangan dan kaki kanannya lumpuh.
Dan perjalanan dari Mesir ke India ini menjadi yang pertama baginya meninggalkan rumah selama seperempat abad terakhir. Semoga sukses.
© Dream
Dream - Petugas Pemadam Kebakaran harus turun tangan untuk mengevakuasi jenazah seorang perempuan di sebuah ruko di Jalan Bayam, Kota Bharu, Malaysia. Petugas Damkar harus menggunakan alat berat mereka untuk mengeluarkan jenazah seberat 200 kilogram itu dari bangunan lantai dua.
Mayat perempuan itu adalah Zaima Abdullah. Wanita 37 tahun ini diduga menginggal pada Jumat 11 Desember 2015 akibat sakit diabetes dan jantung yang dia derita.
Kepala Dinas Pemadam Kota Bharu, Ismadi Mohamad Said, mengatakan, Zaima kemarin tak mau pulang ke rumah yang beralamat di Jalan PCB, Kampung Tikat. Dia memilih menginap di ruko tempatnya berbisnis.
" Anggota keluarga membujuk supaya korban pulang ke rumah, namun dia menolak dan pagi tadi (kemarin), mereka mencoba menghubunginya tapi tidak dijawab," kata Ismadi, sebagaimana dikutip Dream dari laman Sinar Harian, Sabtu 12 Desember 2015.
" Keluarganya kemudian pergi ke tempat tersebut sebelum menemukan korban telah meninggal dunia di dalam kamar tidur," tambah Ismadi.
Anggota keluarga, kata Ismadi, sebelumnya mencoba membawa jenazah Zaima melalui tangga, namun tak berhasil. Sehingga mereka meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran untuk mengevakuasi jenazah Zaima.
Menurut Ismadi, petugas Pemadam Kebakaran butuh waktu satu jam untuk proses evakuasi. Jenazah itu harus diturunkan dengan menggunakan alat berat milik Pemadam Kebakaran.
© Dream
Dream - Oscar Vasquez Morales. Inilah pria tergemuk di Kolombia. Pria berusia 44 tahun asal Kota Palmira ini memiliki berat badan 400 kilogram.
Lihat saja, untuk memindahkan Morales ke rumah sakit diperlukan 20 orang kru, satu truk pemadam kebakaran, dan satu ambulans. Kru dan peralatan ini dikerahkan karena saking beratnya tubuh Morales.
Morales dipindah ke rumah sakit karena harus menjalani perawatan, menurunkan berat badan. Dokter menyatakan, jika berat badan Morales tak segera dikurangi, maka bisa membahayakan nyawanya.
Sebanyak 20 kru itu dikerahkan untuk melayani keperluan sehari-hari Morales. Mulai mandi, makan, hingga ke toilet.
Bagi Morales, pergi keluar rumah merupakan pekerjaan besar. Seperti saat hendak pindah ke rumah sakit. Truk pemadam kebakaran harus dikerahkan.
“ Ketika semua keluargaku jalan-jalan, aku tetap berada di rumah sendirian, sebab aku tidak bisa bergerak. Tapi aku akan bisa bergerak, meskipun hanya sekadar berjalan beberapa blok untuk menyambangi saudaraku,” tutur Morales.
Jangankan keluar rumah, pergi ke toilet saja dia harus dibantu seluruh anggota keluarganya. “ Untuk pergi ke kamar mandi, aku harus beranjak dari tempat tidur dengan bantuan keluargaku.”
Morales akan menjalani operasi untuk mengurangi berat badan. Sebelum melakukan operasi itu, dia harus menjalani perawatan di bawah bimbingan ahli gizi, psikologi, dan dokter, sebelum menjalani operasi perut. Dia berharap bisa mengurangi 300 kilogram berat badannya, sehingga bisa hidup dengan normal.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
