Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Ketimbang pria, kelainan pada rangka tubuh berupa kelengkungan tulang belakang atau skoliosis paling sering terjadi pada wanita.
"Rasio perbedaan pria dan wanita mencapai 1:7. Hal ini bisa jadi disebabkan karena wanita memiliki otot yang lebih sedikit dan lebih lemah daripada pria," ujar Labana Simanihuruk, Brace & Rehab Clinician di Tjikinii Lima, Jakarta Selatan, Selasa 17 Juli 2018.
Meskipun struktur ototnya lebih lemah dibanding pria, skoliosis pada wanita cenderung lebih mudah disembuhkan.
"Karena lebih sedikit dan lemah, jadi ototnya akan mengikuti bentuk tulang punggung. Tapi, karena itu juga tulangnya lebih mudah dikoreksi. Hanya butuh diperkuat ototnya dengan olahraga rutin, agar bentuk tulangnya bisa bertahan," katanya.
Perubahan bentuk tulang belakang, mau tidak mau membuat postur tubuh sedikit berubah.
Hal ini pula yang memudahkan orang lain untuk melihat kelainan kurva tulang belakang pada seseorang. Meskipun orang tersebut tidak melihat atau merasakan perbedaan pada bentuk tubuhnya.
Jika saat membungkuk atar berjalan terlihat kurva talang belakang yang bengkok di bagian atas, bisa disimpulkan orang tersebut menderita skoliosis kifosis. Sedangkan, jika bengkok di bagian bawah, disebut skoliosis lordosis.
Lain halnya jika tukang belakang berbentuk huruf 'S', yang menandakan skoliosis campuran.

"Tanda lainnya bisa dilihat dari perbedaan tinggi bahu. Perbedaan besar payudara kanan dan kiri juga bisa jadi tanda karena tulang punggung bisa menekan otot payudara yang satu dan memberikan ruang kosong pada payudara lainnya," ungkapnya.
Perubahan postur tubuh, tinggi bahu maupun perbedaan ukuran payudara ini bukanlah tanda dari perubahan bobot salah satu bagian tubuh.
Jika sudah menemukan tanda-tanda tersebut, segera konsultasi dengan dokter agar tulang belakang tidak bertambah bengkok.
"Baiknya, konsultasi ke dokter untuk mencari tau berapa derajat kemiringannya. Kalau sudah di atas 20 derajat, segera pasang brace yang tepat. Kalau di atas 60 derajat, perlu operasi. Kalau tidak severa ditangani, derajatnya akan terus bertambah 1 derajat setiap tahun".
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari