Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Ada dua jenis penyakit dalam dunia kesehatan, menular dan tidak menular. Penyakit tidak menular (PTM) yaitu penyakit yang tidak dapat ditularkan kepada orang lain.
Dikutip dari Doktersehat, penyakit ini biasanya terjadi karena faktor keturunan dan gaya hidup yang tidak sehat. Meskipun bersentuhan dengan si penderita, Anda tidak akan tertular penyakit tersebut.
Penyakit tidak menular ini seperti diabetes, darah tinggi, jantung, atau kanker. Rupanya penyakit tersebut mengincar generasi muda karena gaya hidup yang tidak sehat.
" Gaya hidup generasi sekarang itu pusatnya teknologi terutama internet dan gadget dari bangun tidur sampe tidur lagi. Pada akhirnya malas bergerak yang bisa mengakibatkan stress, penyakit jantung, dan diabetes,” ujar Dwi Sutarjantono, pengamat gaya hidup saat ditemui di Press Conference Sun Life, Jakarta 8 November 2018.
Menurut WHO, 7 dari 10 orang di dunia meninggal dunia karena PTM akibat pola hidup yang tidak sehat. Selain itu, hasil riset Sun Life Financial Asia Health Index 2014 menemukan bahwa masyarakat di Asia termasuk Indonesia berpotensi untuk masuk dalam kategori Generasi O.
“ Sekarang ada generasi O di wilayah Asia yaitu terlalu banyak bekerja (overworked), banyak makan tidak sehat (overeating), dan hidup makin kewalahan (overwhelmed). Jadi, 3 O ini cukup mengerikan buat kita yang bisa menyebabkan penyakit tidak menular," ujar Elin Waty, Presiden direktur Sun Life Financial Indonesia.
Padahal, PTM bisa dicegah salah satunya dengan rutin melakukan olaraga rutin. Dokter Grace Joselini, salah satu dokter timnas sepakbola wanita Indonesia ASIAN GAMES 2018 menganjurkan untuk melakukan olahraga ringan secara rutin.
“ Mulailah gerak seperti jalan dan naik tangga. Disarankan untuk tidak duduk lebih dari 2 jam. Karena, pada saat duduk kita hanya mengeluarkan 1 kalori. Dengan duduk lebih dari 6 jam bisa menyebabkan diabetes melitus dan bila dilakukan dalam setahun, bisa menurunkan kadar tulang sebanyak 1 persen per tahun,” ujar dr. Grace.
Laporan: Mega Rasmiyati
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya