Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
(Foto: Korea Tourism Organization)
Dream - Pertumbuhan wisatawan Indonesia ke Korea tahun 2016 yang tergolong tinggi, tidak lantas membuat Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta berdiam diri. Badan promosi pariwisata Korea di Indonesia ini terus memutar otak untuk mengembangkan pasar Indonesia yang merupakan salah satu pasar vital bagi Korea.
Salah satu cara yang ditempuh tahun ini adalah dengan menggandeng maskapai nasional, Garuda Indonesia. KTO Jakarta dan Garuda Indonesia telah sepakat untuk menjalankan kampanye gabungan demi meningkatkan kunjungan wisatawan FIT (Free Individual Traveller) ke Korea selama tahun 2017.
Perencanaan kerjasama ini juga telah disahkan sebelumnya pada tanggal 17 Oktober 2016 melalui acara penandatanganan nota kesepahaman Presiden KTO dan VP Marketing Garuda Indonesia di Jakarta.
Melalui program ini, wisatawan FIT Indonesia berkesempatan untuk mendapatkan harga spesial yang disediakan Garuda Indonesia melalui situs resmi (www.garuda-indonesia.com) atau mobile apps Garuda untuk tiket PP Jakarta – Korea selama satu tahun penuh di tahun 2017, baik untuk kelas ekonomi maupun bisnis.
Saat ini Garuda Indonesia terbang dari Soekarno-Hatta International Airport (CGK) ke Incheon International Airport, Korea 6 kali per minggu. Dengan jadwal keberangkatan 23.35 WIB dan mendarat pada pukul 08.30(waktu setempat).
Sementara itu, KTO Jakarta akan menyediakan buku berisi kumpulan kupon potongan harga sampai dengan 50% yang bisa digunakan di berbagai atraksi pariwisata di Korea, serta melakukan promosi di media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kerjasama ini. Selain itu, KTO Jakarta dan Garuda Indonesia juga berencana untuk mengadakan familiarization trip untuk media dan blogger pada tahun ini.
Di tahun 2016 sendiri pertumbuhan pasar Indonesia ke Korea naik signifikan dengan kunjungan sekitar 300 ribu wisatawan. Angka ini naik 53.2% dibandingkan kunjungan di tahun 2015 yang sebesar 198 ribu dan merupakan kenaikan terbesar kedua di Asia Tenggara di bawah Vietnam yang sebesar 55%.
" Saat ini Indonesia berada di posisi 8 – 9 peringkat negara yang terbanyak mengunjungi Korea. Kami harap kerjasama dengan Garuda kali ini dapat semakin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia, khususnya wisatawan FIT ke Korea di tahun 2017," ujar Direktur KTO Jakarta Harry Oh Hyonjae.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

