Fakta Koleksi Face Shiled Unik Rinaldy Yunardi

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Rabu, 3 Februari 2021 12:31
Fakta Koleksi Face Shiled Unik Rinaldy Yunardi
Bukan sekadar untuk bergaya dan tampil modis di depan kamera.

Dream - Belakangan ini face shield unik karya Rinaldy A Yunardi menjadi perbincangan. Banyak publik figur mengenakan koleksi face shiled dengan bentuk yang tidak biasa.

Face shield tersebut memenuhi kebutuhan selebriti yang dituntut tetap modis ketika beraktivitas di tengah pandemi. Meski begitu face shield ini mendapat kritik dari sejumlah pihak.

Rinaldy Yunardi, desainer di balik face shiled tersebut mengungkapkan awal mula dirinya menciptakan face shield dengan berbagai macam bentuk unik.

Rinaldy Yunardi© Foto: Instagram @refounders

Jauh sebelum pandemi, Rinaldy sudah dikenal lewat berbagai rancangan headpiece yang extravagant. Menghadapi industri wedding yang tengah lesu, pria 50 tahun itu merancang face shield yang dapat digunakan sebagai aksesori sekaligus pelindung di tengah pandemi.

" Face shield ini awalnya dibuat supaya tangan tidak menyentuh wajah. Tapi ternyata saat ini virusnya bisa menyebar lewat udara. Namun yang terpenting saat ini fungsinya bisa menahan droplets," ujar Rinaldy kepada Dream, pekan lalu.

1 dari 6 halaman

Pertamakali Dipakai Syahrini

Sebelum meluncurkan face shield, Rinaldy terlebih dahulu membuat masker yang menyatu dengan kacamata. Fashion item ini berfungsi untuk melindungi mata dari percikan virus.

Rinaldy Yunardi© Foto: Instagram @refounders

" Kacamata ini untuk mencegah dropletsnya bisa kena mata. Nah kalau face shield dia kan lebih luas," kata Rinaldy.

Meski begitu Rinaldy tetap menyarankan agar face shield dipakai bersamaan dengan masker. Pasalnya, face shield dengan bentuk seperti apa pun tidak dapat mencegah orang tertular Covid-19 dari udara.

" Face shield meski luas tapi kan tetap berongga. Tidak ada face shield yang menutup rapat. Ini face shield, bukan helm astronot. Makanya tetap harus pakai masker," tegasnya.

Syahrini© Foto: Instagram @refounders

Rinaldy mengatakan, Syahrini lah yang pertamakali mengenakan face shield unik rancangannya. " Saya bikin yang model silang untuk Syahrini," kata Rinaldy.

Selebriti lain yang kemudian mengenakan face shield Rinaldy di antaranya Melly Goeslaw, Ruth Sahanaya, Titi DJ hingga seleb Hollywood Lady Gaga.

2 dari 6 halaman

Dilengkapi dengan Masker

Setiap artis memiliki style berbeda dalam memilih face shiled. " Syahrini maunya yang blink-blink, tapi kalau Melly mau yang unik, aneh dan extravagant," tutur pria kelahiran 1970 itu.

Face shield dirancang menggunakan kerangka yang terbuat dari mika transparan. Ia kemudian memberi sentuhan modis lewat aksen kristal dan ukiran logam di sekitar face shield. Meski terlihat glamor, face shield terasa sangat ringan dan mampu menutupi seluruh bagian wajah.

Rinaldy Yunardi© Foto: Deki Prayoga/Dream

Berbeda dengan karya aksesori Rinaldy yang disewakan, koleksi Face Shield Refounders ini hanya diperjualbelikan untuk mencegah terjadinya kontaminasi.

Untuk melengkapi face shield, desainer asal Medan itu juga merancang masker berbahan cranoline. Lima lapisan kain pada masker tak hanya mampu menyaring partikel yang masuk, melainkan juga memberi efek wajah lebih tirus ketika dikenakan.

" Mereka (selebriti) pakai untuk pemotretan hingga manggung. Kalau dipakai tidak lama hanya beberapa jam tidak masalah. Protokol kesehatan juga tetap berjalan. Face shield ini caranya agar mereka tetap fashionable, glamor dan unik tapi tetap nyaman dan aman," jelasnya.

Tak hanya itu, koleksi face shield ini juga merupakan harapan sang desainer untuk tetap dapat berkarya dan menghidupi para karyawan di tengah masa-masa sulit. Tak dapat dipungkiri, Rinaldy sempat terlarut dalam kesedihan di awal pandemi.

" Ini waktu untuk mempelajari lagi karya saya kedepannya. Saatnya saya bangkit untuk berkreasi. Terserah orang mau bilang apa. Namanya fashion kan tidak ada batasan. Harus beranikan diri untuk mengeksplor," pungkas Rinaldy.

3 dari 6 halaman

Face Shield dan Masker Unik, Buah Karya Rinaldy Yunardi Hadapi Pandemi

Dream - Industri fashion ikut terkena imbas dari pandemi Covid-19. Tak terkecuali lini aksesori yang juga menjadi bagian dari industri pernikahan.

Keterbatasan untuk menggelar pesta membuat banyak orang mengundurkan tanggal pernikahan. Hal ini turut berdampak pada desainer kondang Rinaldy A Yunardi.

Maestro yang dikenal lewat karya-karya aksesorinya itu sempat dilanda kesedihan karena tren bridal fashion yang sedang lesu.

" Selama ini saya bekerja dengan aktif, jarang ada istirahat. Berkarya sampai tak ada waktu. Tapi pada saat itu saya hanya diam diri di rumah. Awalnya bingung gatau mau ngapain. Bangun, tidur, bengong," ungkap Rinaldy kepada Dream di Jakarta, pekan lalu.

Rinaldy Yunardi© Foto: Deki Prayoga/Dream

Mimpi Rinaldy untuk menggelar pameran tunggal juga kandas lantaran pandemi yang tak kunjung usai. Ia seharusnya merayakan 25 tahun berkarya di usia yang tepat menginjak 50 tahun.

" Memang sedih ya, seharusnya itu kan perayaan Gold and silver, pengennya besar. Menampilkan seluruh karya yang sudah pernah dipakai selebriti Tanah Air dan dunia. Namun dalam kondisi ini tentu tidaklah mungkin," ujarnya.

4 dari 6 halaman

Tidak Terlarut dalam Kesedihan

Menghabiskan tiga bulan di rumah tak membuat Rinaldy putus asa. Pandemi dijadikan sebagai momen refleksi diri serta berinovasi dengan karya-karya yang sebelumnya ia ciptakan.

Picture First Rinaldy Yunardi ( by deki prayoga )© © 2021 https://www.dream.co.id

Rinaldy melahirkan koleksi terbaru untuk brand aksesorinya yang bernama Refounders. Ide gilanya melahirkan karya-karya face shiled unik dengan bentuk yang tak biasa.

Terbiasa bermain dengan karya desain extravagant, Rinaldy menciptakan face shiled modis yang dapat dikenakan untuk menunjang penampilan.

" Industri wedding sedang berjalan tidak seperti biasanya. Secara fashion, hal yang dibutuhkan saat ini di masa pandemi ya masker dan face shield. Jadi saya terus kembangkan secara fashionable," kata Rinaldy.

5 dari 6 halaman

Karya Unik

Face shiled dibuat memakai bahan mika transparan yang dipercantik memakai taburan kristal serta ukiran logam. Dibuat memakai teknik handmade, face shield terasa ringan dan nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Beberapa face shiled juga dilengkapi dengan masker yang dapat dengan mudah dikaitkan di telinga. Masker yang diciptakan juga tak kalah unik. Rinaldy memakai bahan tekstil cranoline yang memiliki bentuk konstruktif dan modern.

" Bahan ini kaku, mengilap namun tetap berpori-pori. Masker tidak membuat wajah tampak menggembung seperti masker pada umumnya. Pipi ikut tertarik ke atas sehingga wajah terlihat tirus," jelasnya.

Rinaldy menambahkan, masker juga dibuat memakai lima lapisan kain sehingga cukup aman dalam menyaring partikel di udara. Desain masker terlihat semakin mewah dengan sentuhan aksesori berupa kristal, manik-manik atau payet yang dirancang tetap minimalis namun mewah.

6 dari 6 halaman

Ada Face Shield Hijab dan Tas Unik

Dalam waktu dekat, Rinaldy akan meluncurkan face shield khusus hijab dan strap masker. Ia juga berkreasi dengan membuat tas Health Organizer yang praktis digunakan di masa pandemi.

" Ada tempat untuk tisu kering, tisu basah, hand sanitizer dan handphone yang hanya tinggal ditarik. Di dalam ada slot untuk kartu dan uang cash. Tas ini untuk mereka yang masih aktif berpergian di tengah pandemi," kata pria asal Medan itu.

Rinaldy Yunardi© Foto: Deki Prayoga/Dream

Karya-karya tersebut merupakan upaya Rinaldy untuk bertahan di masa pandemi. " Saya tidak pecat, kita sama-sama berjuang. Kembali ke nol seperti pertama memulai karier hanya dengan lima orang. Kita jangan menyerah yuk, apapun kita kerjakan," ucapnya.

Beri Komentar