Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi (Foto: Blogs.wsj.com)
Dream - Ribuan wisatawan asal Polandia diperkirakan akan membanjiri Indonesia hingga kuartal I-2017 mendatang. Jumlahnya cukup besar, sekitar 5.000 wisman.
" Angkanya mencapai 5.000. Semua dari Polandia," terang Direktur Panorama Destination, Ricky Setiawanto dikutip dari situs Kementerian Pariwisata, Pesona.indonesia.travel.
Untuk mengakomodir kedatangan wisman tersebut, Panorama Destination menggandeng Rainbow Tours, agen perjalanan terbesar kedua di Polandia.
" Sejak 2013, kami sudah bekerja sama sangat baik dengan Rainbow Tours. Dan pada tahun ini kami berkomitmen untuk mendatangkan lebih banyak turis asal Polandia dengan memakai pesawat carter," katanya.
Ya, ribuan wisman Polandia itu dijadwalkan datang dengan sejumlah penerbangan carter Boeing 787-Dreamliner milik LOT Polish Airlines. Rutenya Warsawa-Denpasar.
Dan rupanya, penerbangan carter semacam ini sangat diminati wisatawan Polandia. Rute pesawat yang fleksibel dan bisa ditentukan pemesan, membuat tren wisata model ini laku keras di Polandia, khususnya kota Warsawa.
" Ini jadi tren baru di bisnis Pariwisata. Gelombang pertama akan tiba pada 24 Juni 2016. Nantinya jadwal kedatangan diatur setiap dua minggu sekali. Rata-rata ada 250 turis per kedatangan. Dan kedatangan wisman Polandia ini akan terus berlanjut hingga Maret 2017," ujar Ricky.
Nantinya, para wisman tersebut akan mengunjungi destinasi-destinasi yang tersebar di beberapa lokasi, seperti Jawa, Bali, Pulau Komodo-Flores, Tanjung Puting-Kalimantan, Toraja dan Papua.