Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Saatnya 'Halalywood'

Reporter : Editor Dream.co.id
Jumat, 4 April 2014 16:49
Saatnya 'Halalywood'
Seniman muda Islam mengambil peran dengan membangun tren baru. Siapa berikutnya ?

Setelah ada Hollywood, kemudian muncul Bollywood. Sekarang ada lagi istilah baru ‘Halalywood’. Bisa ditebak asal istilah itu dari kata halal. Ini akan menjadi jalan bagi generasi muda muslim modern untuk berekspresi dan menikmati hiburan, yang halal tentunya. Caranya dengan tidak menanggalkan keimanan.

Langkah pertama di dunia film dilakukan Omar Regan, bintang Hollywood dan komedian kelahiran Detroit, Amerika Serikat, seperti dilansir Aquila-Style, (1/4/2014). Dia ingin berkarya secara halal di dunia film. " Misi kami, memberikan hiburan halal," kata Regan. Gerakan ini dilakukannya karena ada satu miliar muslim seluruh dunia. Tapi tidak ada film yang memenuhi kebutuhan dan cerita yang pas buat mereka.  

“ Aku tinggalkan Hollywood dan aku akan menjadi 'Halalywood',” kata Regan. Misinya memberikan edukasi kepada publik tentang muslim dan Islam. Dia ingin menyuguhkan platform baru bagi pemuda muslim baik penulis, aktor, dan sutradara untuk berkreasi secara halal.

Regan membuktikan. Dalam waktu dekat dia akan merilis film halal pertamanya 'Amerika Syariah'. Film action komedi ini bercerita tentang pejabat pemerintah nakal yang menggunakan Islamophobia untuk mempertahankan kekuasaan. " Generasi baru ini menunjukkan bahwa Islam dan hiburan bisa berjalan beriringan," tulis bintang Rush Hour 2 ini.

Industri musik sudah memulai sepuluh tahun sebelumnya. Salah satu artis muslim yang mendunia, Maher Zain menunjukkan taringnya. Pria 32 tahun asal Lebanon itu mulanya berprofesi sebagai penyanyi R&B di Swedia. Dia kerap menulis lagu dan menjadi produsernya. Banyak juga muslim yang berbondong-bondong masuk aliran hip-hop. Mereka menggunakan media ini untuk mendukung Palestina dan Suriah. Meski di industri ini masih menuai kritik karena penggunaan alat-alat musik.

Tapi ada pesan apa di balik tren semua ini? Dan mengapa muslim kini menegaskan kembali iman mereka dengan cara baru, inovatif dan kreatif?

Dunia sosial media diakui memberi pengaruh besar terhadap kreasi industri hiburan muslim. Termasuk setelah peristiwa penyerangan Menara Kembar di Amerika atau yang dikenal peristiwa 9/11. Kaum muda muslim di seluruh dunia tumbuh dan bangkit dengan penafsiran dan menerapkannya dengan cara-cara baru. Mungkin ini bentuk 'pemberontakan' remaja muslim yang menjadi ujung tombak perubahan tren. (ism)

Beri Komentar