Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Diah Ayu Lestari Saat Mengisi Sebuah Acara (www.youtube.com)
Dream - Musik jazz mulai digemari oleh banyak khalayak di negeri ini. Tidak hanya yang berumur, yang muda pun mulai unjuk gigi lewat musik ini.
Salah satu musisi muda yang sedang meniti karir di genre jazz ini adalah Diah Ayu Lestari. Gadis yang biasa dipanggil Dede ini memulai aktivitas musiknya di usia belia. Tepatnya di tahun 2008, ketika suara jazzy-nya ditemukan saat dirinya masih di sekolah dasar. Di tahun itu pula dia meluncurkan sebuah single jazz berjudul " Belum Cukup Dewasa" yang keluar dalam Kompilasi Album Anak.
Di tahun 2012, saat usianya tiga belas tahun, Diah Ayu mendapat kesempatan memproduksi sebuah album jazz. Album itu diberi nama 'Talk To Me' bersama beberapa musisi jazz legendaris seperti Dian Prama Poetra, Zarro (ex Chlorophyl) dan Wawan dan Bagus 'Jambrong' serta beberapa nama musisi jazz. Ada tiga lagu di album itu yang diciptakan oleh gadis yang lahir 2 Desember 1997 ini.
Baru-baru ini, gadis yang duduk di bangku kelas sebelas SMA Global Jaya International School ini menelurkan album kedua. Album kedua itu diberi tajuk 'Ethnic Jazz Indonesia' yang berisi lagu tradisional daerah Indonesia dari Aceh hingga Papua.
Di luar negeri, karir Diah pun tak kalah mentereng. Dia beberapa kali diundang di festival jazz internasional. Salah satunya, Tong-Tong Festival di Belanda dan Landpartie Buckeburg Jerman.
Jika Anda penasaran melihat langsung aksinya, rencananya, Senin, 22 Juni besok, Diah Ayu akan meramaikan gelaran Pekan Raya Jakarta (PRJ) di Kemayoran. Dia rencananya akan menghibur pengunjung pukul 20.00 WIB.
Dia juga akan tampil kembali di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, West Mall Lt. 8, Jalan MH Thamrin No. 1, Jakarta Pusat, tanggal 12 Juli 2015, dengan tema: " Diah Ayu Lestari; from Borneo to Celebes Ethnic Jazz."
Di Grand Indonesia, ia akan membawa lagu tradisional dibalur jazz seperti Ampar Pisang (Kalimantan Selatan), Anging Mamiri (Sulawesi Selatan), O Inani Keke (Sulawesi Utara), Tondok Kadadiangku (Toraja), Paris Berantai (Kalimantan Selatan), Si PatoKaan (Sulawesi Utara) dan Tahuli (Sulawesi Utara).
Penasaran dengan aksi penyanyi jazz belia ini? Saksikan video penampilan dia ketika ia membawa lagu " Jali-Jali" dan " Ondel-Ondel" di Lanpartie Schloss Buckeburg, Jerman, tahun 2013 lalu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya