Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Ibu Hamil
Dream - Pemeriksaan dan serangkaian tes yang dilakukan selama kehamilan berbeda pada tiap individu. Bagi para bunda yang mengalami kehamilan bermasalah, tes yang dilakukan biasanya lebih banyak dan berulang. Hal ini untuk mencegah keguguran dan menjaga ibu dan janin dalam kondisi sehat.
Pada pemeriksaan pertama, penting bagi para calon ibu untuk bertanya terkait keluhan yang dialami. Beritahukan dokter riwayat kesehatan Anda, mulai dari alergi yang dialami, riwayat diabetes, atau darah tinggi, serta kondisi kesehatan lainnya
Komunikasi yang baik dengan dokter kandungan adalah kunci untuk perawatan kehamilan yang maksimal. Dokter juga biasanya akan melakukan serangkaian tes berikut pada ibu hamil.
1. Tes darah
Pada pemeriksaan perdana ada beberapa dokter yang merekomendasi tes darah. Tes ini untuk mengetahui golongan darah golongan darah, kadar antibodi, zat besi, trombosit atau risiko penyakit TORCH ( toxoplasma, rubella, cytomegalovirus dan herpes) serta hepatitis. Tes darah juga dilakukan jelang melahirkan untuk mengetahui kadar Hb ibu hamil.
2. Tes urine
Pada beberapa kasus, tes urine juga dilakukan pada ibu hamil yang punya keluhan sakit saat buang air kecil. Tes untuk mengetahui kadar bakteri dalam urine. Jika hasilnya cukup tinggi, keluhan sakit tersebut biasanya karena infeksi terjadi di kandung kemih.
3. Ultrasonografi
Jika memeriksakan diri ke dokter, ultrasonografi dilakukan setiap bulan atau ketika muncul keluhan. Dalam pemeriksaan ini kondisi janin dan rahim bisa diketahui dengan jelas dari monitor. Mulai dari berat dan panjang bayi, jenis kelamin, kelainan, letak tali pusat, hingga mendengar detak jantung janin.
4. Pemeriksaan vagina
Ada masalah kehamilan yang tak bisa dilihat melalui monitor saat ultrasonografi. Salah satunya pemicu flek atau pendarahan saat hamil. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan ultrasonografi transvaginal, untuk melihat secara detail kondisi rahim dan janin.
5. Pemeriksaan genetik
Untuk pemeriksaan genetik dilakukan jika pada awal kehamilan ditemui adanya abnormalitas pada perkembangan janin. Untuk dokter yang menanganinya juga bukan dokter kandungan biasa, tapi dokter kandungan subspesialis fetomaternal.
(Sah/Sumber: Kid Spot)
1. Tes darah
Pada pemeriksaan perdana ada beberapa dokter yang merekomendasi tes darah. Tes ini untuk mengetahui golongan darah golongan darah, kadar antibodi, zat besi, trombosit atau risiko penyakit TORCH ( toxoplasma, rubella, cytomegalovirus dan herpes) serta hepatitis. Tes darah juga dilakukan jelang melahirkan untuk mengetahui kadar Hb ibu hamil.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari