Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Selain Cairan, Ilmuwan Temukan Gel di Paru-Paru Pasien Covid-10 Kritis

Reporter : Sugiono
Rabu, 14 Oktober 2020 16:13
Selain Cairan, Ilmuwan Temukan Gel di Paru-Paru Pasien Covid-10 Kritis
Studi terbaru di Swedia telah menemukan kandungan dari gel yang misterius itu.

Dream - Studi sebelumnya menemukan adanya gel cair pada paru-paru pasien Covid-19 yang parah atau yang meninggal akibat gagal napas.

Namun studi terbaru yang dilakukan Universitas Umea di Swedia telah menemukan kandungan dari gel cair yang misterius itu.

Penemuan oleh peneliti dari Universitas Umea ini memungkinkan dilakukannya terapi baru yang lebih efektif dalam mengobati pasien Covid-19.

" Sudah ada terapi yang bisa memperlambat produksi pembentukan gel atau memecahnya melalui enzim. Temuan kami juga dapat menjelaskan kenapa kortison terlihat berpengaruh pada COVID-19," kata Urban Hellman, peneliti dari Universitas Umea.

1 dari 4 halaman

Kondisi Paru-paru Mirip Orang Mati Tenggelam

Sebelumnya, ketika pasien Covid-19 yang kritis dipindai, akan tampak bercak putih pada paru-paru mereka.

Selain itu, otopsi terhadap pasien Covid-19 yang meninggal menunjukkan bahwa paru-paru mereka dipenuhi cairan gel bening. Kondisi ini sangat mirip dengan paru-paru orang yang tenggelam.

Para peneliti sebelumnya tidak pernah tahu mengapa ada cairan gel bening pada pasien Covid-19 yang kritis atau mereka yang meninggal dunia.

Namun, akhirnya, sekelompok peneliti dari Universitas Umea yang tergabung dalam Translational Research Centre berhasil menemukan penyebabnya.

2 dari 4 halaman

Ini Isi dari Gel Cair di Paru-paru Pasien Covid-19

Menurut mereka, gel cair tersebut terdiri dari zat asam hialuronat yang merupakan polisakarida dalam kelompok glikosaminoglikan.

Kehadiran asam hialuronat merupakan hal normal dalam tubuh manusia, dengan berbagai fungsi yang berbeda. Tetapi asam hialuronat ini umumnya bertindak sebagai karakteristik yang berguna dalam jaringan ikat.

Asam hialuronat juga berguna dalam tahap awal penyembuhan luka, karena itu zat ini diproduksi secara sintetis dalam industri kecantikan, terutama dalam perawatan anti keriput.

3 dari 4 halaman

Proses Terbentuknya Gel Cair

Karena asam hialuronat dapat mengikat sejumlah besar air di jaringan molekulnya yang panjang, ia membentuk zat mirip gel.

Proses inilah yang memicu kerusakan di alveoli paru-paru pasien Covid-19 sehingga pasien membutuhkan perawatan ventilator dan, dalam kasus terburuk, meninggal karena gagal napas.

Saat ini, obat yang disebut Hymecromone digunakan untuk memperlambat produksi asam hialuronat pada penyakit lain seperti serangan kandung empedu.

4 dari 4 halaman

Obat Memperlambat Produksi Asam Hialuronat

Dalam sebuah penelitian di Inggris, data awal menunjukkan efek positif pada perawatan dengan obat kortison Dexamethasone pada pasien Covid-19 yang sakit parah.

" Sebelumnya diasumsikan bahwa hasil awal yang menjanjikan dikaitkan dengan sifat anti-inflamasi yang ada pada kortison secara umum.

" Namun, selain keyakinan tersebut, kortison ternyata juga dapat mengurangi produksi asam hialuronat, yang pada akhirnya dapat mengurangi jumlah cairan gel di paru-paru," kata Urban Hellman.

Sumber: EurekAlert.org

Beri Komentar