Source: Shutterstock.com
Dream - Tidak semua orang bisa menangani luka dengan tepat. Banyak yang masih salah menangani luka sehingga membuat penyembuhannya semakin lama.
Sebelum mencari tahu cara menanganinya, kamu harus mengetahui kelompok luka. Menurut Certified Wound Specialist Physician, Adisaputra Ramadhinara, luka terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu akut dan kronik.
" Luka akut terjadi pada individu sehat yang umumnya akan sembuh sendiri dengan perawatan di rumah tanpa harus ke dokter. Sedangkan, luka kronik adalah luka yang biasa terjadi pada individu dengan penyakit penyerta seperti diabetes atau gangguan aliran darah," ungkapnya dalam webinar Hansaplast First Aid Conference, Senin kemarin.
Biasanya, penyembuhan luka kronik lebih lama, sulit, dan membutuhkan tenaga medis. Untuk luka akut yang tidak terlalu dalam atau besar, kamu masih bisa mengatasinya di rumah.
Pertama-tama, bersihkan luka dari kotoran dan bakteri menggunakan antiseptik. Lalu, bersihkan sisa antiseptik menggunakan kasa steril.
Jika terdapat tanda warna hitam dan bagian yang luka terasa kering, tambahkan salep khusus luka untuk menjaga kelembapannya.
" Seperti halnya kulit, luka juga perlu pakai pelembap khusus untuk merawat luka. Kalau lukanya cenderung kering, penyembuhannya akan terhambat. Luka yang lembap penyembuhannya akan lebih optimal" .
Setelah itu, gunakan plester untuk melindungi luka dari paparan kotoran agar penyembuhannya lebih cepat. Jangan lupa untuk menyesuaikan ukuran plester dengan lukamu dan pastikan tanganmu steril ketika memakainya.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres
