7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Baru-baru ini beredar informasi yang menyebutkan zat yang dipercaya ampuh mencegah penularan virus Covid-19. Zat yang diyakini bisa mengalahkan virus corona itu yakni seng dan zinc yang dicampur dengan kina serta tonik.
Informasi tersebut dibagikan oleh akun Facebook Nick Savoca yang mengunggah postingan dengan menyebutkan zinc dan seng dicampur dapat mencegah penularan Covid-19.

Berikut narasinya:
" Saya bukan dokter atau praktisi medis, tetapi Rozanne dan saya telah mengambil dosis reguler Zinc dengan pengejar air tonik. Sejauh ini kita tetap sehat dan bebas Covid-19.
" Saya sarankan semua orang melakukan hal yang sama. Air tonik memiliki quinine dan mempromosikan intensitas Zinc. Cuma mau bilang! Pencegahan yang luar biasa terhadap Covid dan dokter saya setuju!"
Di postingan lain, akun Facebook Dale Dunmyer juga menyebut seng dipercaya mengalahkan covid-19. Begini narasinya:
" Dokter saya mengatakan tonik dengan suplemen kina dan seng akan menghentikan Covid-19 dalam beberapa hari!!!"
Lalu, benarkah klaim terkait pencampuran zat tersebut?
Untuk melakukan pengecekan terkait klaim tersebut, Cek Fakta Liputan6.com menghubungi Dr Andi Khomeini Takdir Haruni. Dokter yang akrab disapa Koko tersebut, membantah jika Covid-19 dapat disembuhkan dengan mencampur seng dengan air tonik dan kina.
" Itu tidak benar. Seng itu memang kita berikan ke pasien, tapi tidak dicampur dengan air tonik dan kina," katanya melalui pesan singkat kepada Cek Fakta Liputan6.com.
" Tidak bisa seperti itu. Nanti takutnya orang bisa keracunan kina," ujar dokter penyakit dalam yang membuka praktik di RSUD Sawah Besar, melanjutkan.
Tak sampai situ, Cek Fakta Liputan6.com juga menelusuri kebenaran klaim tersebut menggunakan mesin pencari, Google.
Hasil penelusuran mengarahkan ke situs AFP Fact Check dengan judul artikel: " Scientists warn against over-the-counter coronavirus ‘cures’" . Artikel itu dipublikasikan pada 21 November 2020.
Artikel AFP Fact Check ini mengambil penjelasan dari Profesor Virologi di Universitas Reading, Inggris, Ian Jones. Dia memastikan, mengonsumsi seng tidak bisa dipakai untuk mencegah virus corona covid-19.
" Seng adalah logam beracun dan meskipun memang menghambat beberapa enzim virus, tingkat yang dibutuhkan tidak akan dapat ditolerir dalam tubuh," katanya.
" Seng adalah logam beracun dan meskipun memang menghambat beberapa enzim virus, tingkat yang dibutuhkan tidak akan dapat ditolerir dalam tubuh," katanya.
Lebih lanjut, Ian Jones mengatakan, kebanyakan seng di dalam tubuh bisa berpotensi adanya efek samping.
" Kelebihan seng hanya membuang-buang waktu dan uang," ujar Ian.
Lebih lanjut, Google juga mengarahkan artikel pada situ kesehatan Healthline dengan judul " Side effects and risks" .
Dijelaskan dalam artikel tersebut, pemakaian kina dosis kecil dalam air tonik aman dikonsumsi. Food and Drug Aministration (FDA) AS mengizinkan air tonik mengandung tidak lebih dari 83 bagian per 1 juta kina.
Kina dalam air tonik cukup diencerkan untuk menghindari efek samping yang mungkin muncul, seperti mual, diare, muntah, dan gugup. Efek samping yang lebih serius mencakup masalah pendarahan, kerusakan ginjal, detak jantung abnormal, dan reaksi alergi berat.
Klaim yang menyebut seng dan zinc yang dicampur dengan kina serta air tonik bisa menyembuhkan pasien virus corona covid-19 adalah salah karena tidak ada penelitian yang membahas itu.
Faktanya, seng bila dicampurkan ke air tonik dan kina bisa menyebabkan keracunan kepada orang yang terpapar virus corona covid-19.
Sumber: liputan6.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?