Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Daihatsu (dua Dari Kanan) Mendapatkan Penghargaan Sebagai Perusahaan Taat Pajak. (Foto: Daihatsu)
Dream – Kementerian Keuangan mengapresiasi 30 wajib pajak (WP) yang berkontribusi besar dan taat membayar pajak. Dari WP terpilih tersebut, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) masuk salah satu perusahaan yang menerima penghargaan tersebut.
Dikutip dari keterangan tertulis Daihatsu yang diterima Dream, Rabu 20 Maret 2019, penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, kepada Finance Director ADM, Lina Djafar.
Menurut Lina apresiasi yang diberikan pemerintah diharapkan bisa memotivasi perusahaan untuk terus berkontribusi.
“ Semoga penghargaan ini dapat terus memotivasi kami untuk berkontribusi dengan mendukung program pemerintah, serta terus mengembangkan produk dan pelayanan yang terbaik,” kata Lina di Jakarta.
Sekadar informasi, pemerintah memberikan penghargaan kepada 30 wajib pajak (WP) terdiri dari 24 WP perusahaan dan 6 WP orang. Penghargaan ini diberikan sebagai wujud dan kontribusi terhadap penerimaan pajak tahun 2018 dan telah bersinergi baik dengan pemerintah.
Sepanjang 2018, WP besar penerima penghargaan menyumbang pajak sebesar Rp 418,73 triliun atau berkontribusi 31,8% dari total penerimaan pajak tahun lalu.
Termasuk Astra Daihastsu Motor, berikut adalah 30 wajib pajak perorangan dan badan usaha yang mendapat penghargaan dari Kanwil Wajib Pajak Besar:
1. PT. Adaro Indonesia
2. PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk
3. PT. Astra Daihatsu Motor
4. Arifin Panigoro
5. Anthoni Salim
6. PT. Bio Farma (Persero)
7. PT. Bukit Asam Tbk
8. PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk
9. PT. Bank BNI (Persero) Tbk
10. PT Bank BRI (Persero) Tbk
11. PT. Bank Central Asia Tbk.
12. PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk
13. Chairul Tanjung
14. Erick Thohir
15. Edwin Soeryadjaya
16. PT. Honda Prospect Motor
17. James Tjahaja Riady
18. PT. Kaltim Prima Coal
19. PT. Kideco Jaya Agung
20. PT. Pertamina (Persero)
21. PT. Pupuk Indonesia (Persero)
22. PT. PLN (Persero)
23. PT. Pama Persada Nusantara
24. PT. Pegadaian (Persero)
25. Raden Eddy Kusnadi Sariaatmadja
26. Sofjan Wanandi
27. PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk
28. PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel)
29. PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia
30. PT. Unilever Indonesia Tbk
31. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya