Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Sofa Lovesac (Foto: Lovesac)
Dream - Kemasan plastik bekas pakai, biasanya hanya memenuhi tempat pembuangan dan mengotori lautan. Sampah plastik ini juga mengotori daratan dan membuat banyak hewan mati.
Tapi siapa sangka kalau sampah plastik juga bisa diolah menjadi furnitur atau lebih tepatnya sofa berdesain keren dan modern. Hal ini dilakukan salah satu perusahaan furnitur asal Amerika Serikat, Lovesac.
Lovesac berjanji untuk mendaur ulang lebih dari 17 juta botol plastik dan menjadikannya sofa yang nyaman. Awalnya Lovesac membuat bean bag yang biasa dijadikan tempat bersantai.
Namun kini juga mengeluarkan koleksi sofa yang modelnya sangat keren dan berdesain apik. Tak terlihat seperti sofa hasil daur ulang sampah plastik. Untuk membuat tiap sofa dibutuhkan sekitar 113 plastik bekas.

(Foto: Lovesac)
" Kami menciptakan furnitur yang akan membantu orang mengurangi jejak ekologi mereka," kata pendiri Lovesac, Shawn Nelson dalam siaran persnya, seperti dikutip dari Apartment Theraphy.
Kain pelapis yang digunakan Lovesac untuk membuat sofa telah melalui serangkaian pencucian dan skrining keamanan. Uji coba juga dilakukan untuk menguji ketahanannya.
Kain tersebut dibuat dari 100% bahan daur ulang yang diproduksi oleh Repreve, perusahaan yang memproduksi benang dari bahan plastik daur ulang.