Buang Angin (Shutterstock)
Dream - Kentut atau buang angin merupakan proses alami untuk membuang gas yang menumpuk di perut.
Namun, terkadang budaya yang ada di masyarakat membuat kita tidak enak untuk mengeluarkan sembarangan.
Bisa jadi karena mengeluarkan bunyi atau bau, buang gas sembarangan dianggap tak sopan.
Inilah sebabnya menahan kentut mungkin jadi salah satu hal yang rutin kamu lakukan. Bahkan setiap hari dengan durasi waktu yang cukup lama.
Melansir mirror.co.uk, menahan gas ternyata memiliki efek yang tak baik untuk tubuh.
Bahkan menurut para ahli, jika kamu menahan terlalu lama maka gas itu bisa keluar melalui beberapa tempat yang mengejutkan.
" Menahan terlalu lama menyebabkan pembentukan gas pada usus yang bisa keluar secara tak terkendali," ujar Clare Collins, seorang profesor di bidang nutrisi dan diet di University of Newcastle, Australia.
Dream - Dengan menahan itu dapat membuat gas dalam tubuh bersirkulasi di dalam tubuh.
Ada kemungkinan dapat menyebabkan pembentukan gas pada usus yang dapat memicu terjadinya distensi abdomen.
Hal itu merujuk pada insiden gas diserap kembali ke dalam sirkulasi pernapasan, hingga akhirnya keluar melalui napas.

Jadi mungkin akan sedikit mengejutkan kalau napas kamu terasa bau.
Meski kedua dampak itu belum bisa dibuktikan secara kuat. Kentut merupakan kebutuhan fisiologis manusia. Dalam sehari saja orang bisa 15 kali kentut sebagai bagian dari pencernaan manusia.
Saran satu-satunya untuk mengatasi kentut yakni membiarkannya. " Jika Anda merasakan volume besar gas dari usus cobalah untuk pindah ke lokasi yang lebih nyaman.
Itu adalah hal terbaik untuk kesehatan pencernaan Anda, yang perlu Anda lakukan hanya membiarkannya," saran yang dianjurkan Collins.
(ism, Mirror.co.uk)
Advertisement