Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Banyaknya rekomendasi produk kecantikan di internet sangat mempermudah kita untuk menemukan item sesuai kebutuhan. Tapi, tidak semuanya cocok dengan jenis kulit kita.
Produk tersebut bisa saja mengandung bahan berbahaya atau belum teruji keamanannya dan membuat kulit iritasi. Jadi dalam memilih produk, kamu harus lebih jeli dan kritis.
" Jangan asal percaya pada suatu produk yang ditawarkan. Cari tahu dulu, kandungan dan manfaatnya apa saja pada kulit," kata Lilis Rohaeni, Dokter Estetika dan pemilik Aeni Skincare Clinic, dalam peluncuran produk kosmetik Giffarine, Jakarta Selatan, Senin 11 Maret 2019.

Peluncuran Produk Kosmetik Giffarine (Cynthia Amanda Male/ Dream)
Produk yang dianjurkan biasanya berbahan alami, tidak mengandung alkohol dan memiliki standar keamanan BPOM atau sertifikasi halal.
" Hindari produk yang mengandung jenis alkohol apapun, karena kulit akan cepat menua. Nanti akan cepat muncul small lines, kerutan di lipatan mata dan kulit muka bisa cepat turun," tambah dia.
Selain alkohol, kandungan parfum dalam kosmetik juga tidak disarankan. Dalam jumlah tertentu, kandungan parfum bisa menyebabkan iritasi kulit. Apalagi untuk kulit yang sensitif.
" Enggak cuma mengurangi iritasi saja. Memilih produk yang tepat bisa menghemat biaya untuk membeli produk perawatan kulit. Semakin alami kandungannya, semakin aman produknya untuk segala jenis kulit," ujarnya.
Walaupun membutuhkan waktu yang lebih lama, tapi produk berbahan alami seperti buah-buahan, bekerja lebih efektif dan tidak menyebabkan ketergantungan.
" Sekarang lagi tren kandungan hidroquinon. Senyawa kecil yang membuat efek suatu produk bekerja lebih cepat. Tapi, setelahnya kulit kita hitam seperti habis kemoterapi. Jadi, hindari merkuri atau hidroquinon. Produk yang baik juga baunya tidak menyengat," tutur Lilis.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya