Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Urban Outfitters & Stance
Dream - Busana warna cerah dan berani mungkin jarang atau bahkan tidak ada di dalam lemari kamu. Selain mencolok, baju warna cerah bisa membuat orang berkulit gelap menjadi kurang percaya diri.
Salah satu model baju warna-warni adalah busana tie-dye. Model ini sudah lama menjadi mimpi buruk para stylist.
Busana tie-dye memang terlalu cerah. Pakaian warna-warni itu hanyalah tren terbaru tapi tidak mungkin untuk masuk daftar teratas.
Tapi, itu dulu.....
Sekarang semuanya berbeda. Kini, banyak pertimbangan dimasukkan ke dalam penataan tie-dye. Fashion item satu ini telah menghasilkan sesuatu yang 'bisa dipakai'.
Seperti kita tahu, tie-dye adalah suatu bentuk pewarnaan resisten yang melibatkan bagian-bagian kain dipelintir dan diikat dengan tali atau karet gelang, lalu diberi pewarna dengan merendamkannya.
Langkah ini ternyata membuat bagian-bagian material yang sebagian atau seluruhnya tidak terpapar pewarna, sehingga menciptakan pola-pola melingkar di seluruh permukaan kain.
Pada 1960-an, tie-dye mendapatkan popularitas berkat orang-orang seperti Janis Joplin dan John Sebastian. Lalu dengan cepat tie-dye jadi bagian penting dari gaya psychedelic '60-an dan 70-an.
Padahal, metode memutar dalam mewarnai busana telah ada dari 500 Masehi di Peru.
Selain kaus, busana tie-dye juga dapat Sahabat Dream peroleh berupa jaket, kemeja, kaus kaki, hingga aksesori berupa topi dan tote bag.
Kamu tertarik pakai busana tie-dye?
Sumber: Fashionbeans.com
Laporan: Alfi Salima Puteri
Dream - Kabar bagus buat kamu yang senang berbusana colorful. Sebab, tie dyeakan kembali jadi tren di 2019.
Tie dye merupakan proses pembuatan kain dengan teknik celup ikat. Proses ini memberikan hasil warna yang vibrant dan terkesan artsy.
Teknik tie dye paling banyak ditemukan di busana kaos bersiluet longgar. Kali ini, tekniknya sudah banyak diterapkan pada busana kekinian.
Dikutip dari Bustle, berikut ini inspirasi fashion tie dye yang layak kamu coba!

(UO Cat Print Tie-Dye T-Shirt/Foto: Urban Outfitters)
Tie dye memang enggak pernah absen di busana kaos. Jika dulu baju tie dyemasih sangat polos, sekarang t-shirt sudah banyak diberikan dekorasi print yang menarik.
Kamu bisa coba desain print yang trendy seperti gambar kartun.

(Tie Dye All In One Suit/Foto: ASOS)
Enggak cuma t-shirt, kamu juga bisa pakai jumpsuit tie dye agar lebih maksimal. Penampilan ini oke banget untuk dipakai hangout ke tempat yang seru. Kamu bisa padukan dengan sneakers agar semakin casual.

(Hype Blue Tie Dye Backpack/Foto: Hype)
Kalau kamu enggak pede memakai busana colorful, kamu bisa mulai mencobanya dari aksesoris.
Contohnya backpak bermotif tie dye ini. Selain casual, tas ini juga memberi kesan hipster untuk penampilanmu. Padukan dengan ripped jeans dan sneakers untuk tampilan maksimal.

(Stance Positive Vibes/Foto: Stance)
Kaos kaki bergaya tie dye cocok banget dipakai untuk kamu yang bergaya imut. Pilihan warna pastel bisa bikin kamu terlihat makin girly.
Kamu juga bisa pilih kaos kaki dengan aksen embroidery lucu seperti desain kartun.

(Nike Tie Dye Print Leggings/Foto: Nike)
Nah, legging tie dye pas banget dipakai untuk berolahraga. Kesan warna yang vibrant bisa bikin kamu terlihat makin energik. Padukan dengan atasan berupa kaos bersiluet longgar dan sepatu sneakers.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya