6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Daun Peterseli Percepat Datangnya Haid? (Foto: Pixabay)
Dream - Majalah asal Inggris, Marie Claire, mendapat kritik keras dari pakar kesehatan. Itu karena majalah gaya hidup wanita tersebut mempublikasikan tips yang dianggap hoaks.
Dalam salah satu artikel, Marie Claire menulis tips tentang cara mempercepat datangnya haid secara alami menggunakan daun peterseli.
Daun peterseli mungkin asing bagi telinga orang Indonesia. Namun sayuran berwarna hijau ini digunakan orang Barat untuk membumbui hidangan.
Majalah Marie Claire edisi 9 Januari 2019 dengan detail menulis panduan untuk mempercepat datangnya haid secara alami.
Di antara cara alami mempercepat datangnya haid itu adalah memakan buah nanas dan jahe. Sementara tips lainnya menyuruh memasukkan daun peterseli ke dalam organ kewanitaan.
Dalam artikel tersebut, Marie Claire menulis manfaat daun peterseli untuk mempercepat haid yang terlambat datang.
" Daun peterseli dapat membantu melunakkan leher rahim dan meningkatkan ketidakseimbangan hormon yang akan mempercepat datangnya menstruasi Anda.
" Jika tidak suka hidangan berbahan daun peterseli, jangan panik! Ada cara yang lebih efektif, yaitu minum teh peterseli dan menyisipkan daunnya ke dalam vagina," tulis Marie Claire.
Cara itu dikatakan lebih efektif karena daun peterseli adalah herbal yang bisa menstimulasi atau memperlancar aliran darah menstruasi.
Sayangnya, tips dari Marie Claire itu mendapat kecaman keras dari para pakar kesehatan Inggris.
" Tidak ada bukti manfaat apa pun bagi mereka yang melakukan hal ini. Ada laporan bahaya daun peterseli hingga menyebabkan kematian. Saya peringatkan kaum perempuan untuk tidak memasukkan apa pun kecuali mereka telah mendapat saran medis yang tepat," kata Dr Shazia Malik kepada The Independent.
Sementara itu Dr Sheila Newman juga menentang tips yang disarankan oleh Marie Claire tersebut.
" Itu bukan sesuatu yang direkomendasikan oleh ginekolog. Tips yang diterbitkan oleh Marie Claire tidak bertanggung jawab," kata Dr Newman.
Menurut Dr Newman, ada cara aman untuk mengatasi siklus menstruasi tersebut tetapi harus didiskusikan dengan dokter kandungan terlebih dahulu.
Daun peterseli telah lama digunakan untuk memperlancar menstruasi dan mempermudah aborsi. Tetapi memasukkannya ke dalam vagina bisa menyebabkan infeksi serius.
Sebuah studi tahun 2003 mencantumkan daun peterseli sebagai salah satu herbal yang paling sering digunakan untuk mempermudah aborsi, namun dengan catatan.
" Mengonsumsi daun peterseli untuk mempermudah aborsi dikaitkan dengan risiko morbiditas dan mortalitas yang parah."
Pada bulan Agustus 2018 dilaporkan bahwa seorang wanita di Buenos Aires, Argentina meninggal setelah memasukkan peterseli ke dalam vagina saat menggugurkan kandungannya.
Dia dilarikan ke rumah sakit setempat dengan infeksi serius setelah memasukkan daun peterseli ke dalam vaginanya. Dokter mengangkat rahim yang terinfeksi tetapi dia kemudian meninggal dunia.
Setelah mendapat kritik keras dari para pakar kesehatan, juru bicara Marie Claire mengatakan meminta maaf dan telah menghapus artikel tips mempercepat datangnya haid dengan daun peterseli tersebut.
Sumber: Mirror
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
