Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Quran Call (pppa.or.id)
Dream - Ada beragam cara bagi umat Muslim untuk belajar membaca Alquran. Salah satunya dengan cara online melalui program New Qur'an Call yang dikembangkan oleh PPPA Daarul Qur'an.
Melalui layanan Qur’an Call dibuka selama 24 jam dengan jaringan mirip call center dengan ditangani 35 pengajar Alquran. Santri akan dipandu oleh pembimbing tahfidz (operator) yang sudah menguasai metode tahfidz (sima'i) dan memahami tahsin Alqur'an.
Layanan ini free, bebas pulsa bagi yang ingin belajar memperlancar bacan Alquran. Sejak diluncurkan 10 bulan silam hingga kini, tercatat sudah ada 27 ribu santri dari 34 provinsi di Indonesia yang memanfaatkan layanan ini. Saban hari, jumlah ini terus bertambah.
Salah satu operator Qur'an Call adalah Ustazah Dillah (29). Dia siap mengajarkan masyarakat menghafal Alquran. Ia mengaku sangat senang mengajar para santri yang latar belakangnya dari segala usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua.
Ustadzah Dillah paling senang jika santri Qur'an Call punya semangat yang baik untuk belajar Alquran. Sebab, beberapa santri Qur'an Call ada yang hanya satu sampai dua kali telepon. Setelah itu tidak meneruskan belajar tajwid maupun hafalannya.
" Pengalaman dikerjai oleh penelpon iseng juga, mulai dari menguji hafalan yang dimiliki, bertanya tentang hukum-hukum tajwid sampai menanyakan hal-hal bersifat pribadi," tutur wanita lulusan Institut Ilmu Alqur'an (IIQ) itu.
Qur’an Call menerbitkan sertifikat untuk para santri yang telah lulus mengikuti ujian tajwid dan tahfidz. Sertifikat ini diberikan agar para santri Qur'an Call terus bersemangat belajar maupun menghafal Alquran. Hingga kini telah melahirkan 100 santri bersertifikat lulus ujian tajwid dan tahfizh.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya