Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Vaksin Moderna (Shutterstock.com)
Dream - Sebanyak 5,1 juta dosis vaksin Moderna didistribusikan Kementerian Kesehatan ke 34 provinsi. Selain untuk booster bagi tenaga kesehatan, vaksin tersebut juga diberikan kepada masyarakat.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan total sebanyak 5.102.300 dosis vaksin Moderna didistribusikan ke daerah hingga pekan kedua Agustus 2021. Dia mengatakan kemungkinan sudah ada fasilitas kesehatan yang memberikan vaksin tersebut kepada masyarakat umum.
" Mungkin sudah ada (faskes) yang menerima dan mulai memberikan vaksinasi," ujar Nadia.
Nadia sempat menjelaskan vaksin ini memang untuk sementara diberikan kepada nakes yang jumlahnya sebanyak 1,5 juta. Setelah seluruh nakes sudah mendapat vaksin Moderna, maka bisa diberikan kepada masyarakat.
Dia menerangkan vaksin Moderna ini dialokasikan untuk masyarakat guna memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional. Vaksin ini tidak akan menggantikan vaksin lain yang sudah ada seperti Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm.
" Jadi, kurang lebih sisa nakes akan kita distribusikan untuk memenuhi kebutuhan dosis vaksin yang 426 juta," kata dia.
Sebelumnya, Kemenkes pada 4 Agustus 2021 telah menerbitkan instruksi kepada Dinas Kesehatan seluruh provinsi untuk memberikan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat umum dengan vaksin Moderna. Instruksi tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor SR.02.06II/2025/2021.
" Vaksin Covid-19 Moderna diberikan kepada peserta yang belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid-19," ujar Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, dikutip dari Liputan6.com.
Dream - Kementerian Kesehatan akhirnya mengalokasikan vaksin Covid-19 Moderna untuk vaksinasi masyarakat umum. Proses distribusi vaksin ini kini sedang berjalan.
" Baru mulai kita distribusi," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.
Nadia mengatakan vaksin Moderna ini untuk mencukupi kebutuhan vaksinasi bagi masyarakat. Sebelumnya, vaksin ini hanya diberikan kepada tenaga kesehatan sebagai booster atau penguat imunitas.
" Ini kan melengkapi kebutuhan vaksinasi kita yang perlu 426 juta dosis dan ini bukan menggantikan, tetapi mencukupi kebutuhan vaksinasi," kata dia.
Data terkini ketersediaan vaksin Covid-19 Moderna di Indonesia sebanyak 4.500.160 dosis. Ini merupakan vaksin Covid-19 berbasis mRNA yang digunakan di Indonesia.
Vaksin Moderna memiliki karakter yang berbeda dengan vaksin lain sebelum seperti Sinovac maupun AstraZeneca. Vaksin yang didatangkan dari Amerika Serikat ini harus disimpan dalam suhu yang sangat rendah.
Sementara vaksin Sinovac dan AstraZeneca yang berbasis pada inactivates virus dapat tahan pada suhu penyimpanan 2-8 derajat Celcius. Sehingga dua vaksin ini tidak membutuhkan fasilitas penyimpanan khusus.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan vaksin Moderna untuk sementara diberikan sebagai dosis ketiga bagi nakes. Vaksin ini baru diberikan kepada masyarakat umum jika seluruh nakes sudah mendapatkan suntikan booster.
Dia juga sempat meminta masyarakat untuk tidak dulu mendapatkan dosis ketiga atau booster. Mengingat masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi bahkan untuk satu dosis saja, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya