6 Ciri-Ciri Gurindam Beserta Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Reporter : Arini Saadah
Kamis, 6 Agustus 2020 15:01
6 Ciri-Ciri Gurindam Beserta Pengertian, Jenis, dan Contohnya
Gurindam menjadi salah satu karya sastra yang diilhami oleh pengaruh kesusastraan Hindu.

Dream – Gurindam merupakan kekayaan sastra yang bernilai tinggi. Ciri-ciri gurindam adalah sejenis karya pendek yang berasal dari India.

Gurindam menjadi salah satu karya sastra yang diilhami oleh pengaruh kesusastraan Hindu. Gurindam masuk dalam kategori jenis puisi lama yang memiliki sajak sama.

Ciri-ciri gurindam secara umum adalah terdiri dari dua baris kalimat dengan rima yang sama. Biasanya ciri-ciri gurindam terdiri lebih dari satu bait.

Baris pertama dalam ciri-ciri gurindam berisi sebuah persoalan atau syarat, kemudian pada baris kedua gurindam menjawab persoalan pada baris pertama.

Melansir dari berbagai sumber, kali ini Dream akan membagikan ulasan tentang ciri-ciri gurindam secara rinci beserta pengertian, jenis-jenis dan cotohnya. Yuk simak paparannya di bawah ini:

1 dari 5 halaman

Pengertian Gurindam

Ilustrasi© Pexels

Pengertian gurindam adalah suatu kata yang berasal dari bahasa sansekerta yang merupakan suatu puisi melayu tradisional dan berasal dari Tamil, atau sebuah negara di India. Asal kata gurindam adalah “ kirindam” yang artinya perumpaan.

Gurindam merupakan sejenis puisi lama yang masih terikat dengan aturan-aturan klasik, yaitu terdiri dari dua baris dalam setiap baitnya, dan berujung rima yang sama yakni a-a.

Ciri-ciri gurindam diidentikkan dengan pantun nasehat. Namun sebenarnya kedua jenis puisi lama ini memiliki perbedaan.

Gurindam hanya terdiri dari dua baris dalam satu bait. Sedangkan pantun terdiri dari empat baris dalam satu bait. Ciri-ciri gurindam secara lengkap akan kamu ulas setelah ini.

2 dari 5 halaman

Ciri-ciri Gurindam

Ilustrasi© Pexels

Selain penjelasan umum di atas, ciri-ciri gurindam terdapat lima aspek yang membuatnya memiliki ciri khas dan membedakannya dengan jenis puisi lama lainnya.  Ciri-ciri gurindam adalah sebagai berikut:

Pertama, tiap baris bersajak a-a, b-b, begitu seterusnya.

Kedua, ciri-ciri gurindam selanjutnya adalah hanya terdiri dua baris dalam satu bait.

Ketiga, jumlah kata per baris hanya 10 kata saja.

Keempat, ciri-ciri gurindam yang lain adalah berisi nasehat hidup.

Kelima, tiap baris gurindam memiliki hubungan sebab-akibat.

Terakhir, baris kedua gurindam merupakan isi.

3 dari 5 halaman

Jenis-Jenis Gurindam

Ilustrasi© Pexels

Seperti karya sastra lainnya, gurindam juga dibagi ke dalam jenis-jenis tertentu. Jenis gurindam dibagi menjadi dua yang akan kita bahas berikut ini:

Gurindam Berangkai adalah jenis gurindam yang ditandai dengan kata yang sama pada baris pertama tiap baitnya. Misalnya:

Lakukan saja yang menurutmu benar

Lakukan saja yang menurutmu pantas

Hidup hanya bergantung hati

Hidup hanya sesaat dan kemudian mati

 

Temukan apa yang dimaksud sahabat

Temukan apa yang dimaksud maksiat

Janganlah menjadi orang yang memelas

Nanti kamu menjadi orang yang malas

4 dari 5 halaman

Gurindam Berkait

Ilustrasi© Pexels

Jenis kedua adalah gurindam berkait, merupakan bentuk gurindam yang ditandai dengan adanya keterkaitan antara bait pertama dengan bait-bait seterusnya. Misalnya:

Siapa tak ingin sesat dunia akhirat

Maka cepatlah taubat sebelum terlambat

Tapi siapa yang lekas bertaubat sebelum kiamat

Maka didapatlah itu yang namanya selamat

 

Sebelum berbicara pikir dahulu

Agar tak melukai hati temanmu

Kalau berbicara semaumu

Tentulah banyak orang yang membencimu

5 dari 5 halaman

Contoh-Contoh Gurindam

Ilustrasi© Pexels

Selain membahas ciri-ciri gurindam dan jenis-jenisnya, Dream juga akan memaparkan contoh-contoh gurindam yang akan diulas berikut.

 

  • Masa lalu biarlah berlalu
  • Masa depan teruslah kau pacu

 

  • Apabila anak tak diajari ilmu agama
  • Pastilah anak menjadi tercela

 

  • Lestarikann alam kita
  • sebelum alam menjadi murka

 

  • Belajarlah demi masa depan
  • untuk mencapai semua harapan

 

  • Barangsiapa ingin bercinta
  • Pastikan diri mesti setia

 

  • Barang siapa ingin kekasih
  • Pastikan diri itu bersih
  • Apabila sedang bercinta
  • Cepat-cepat berumah tangga

 

  • Meski hidup kadang sulit
  • Tetap temani saat terhimpit

 

  • Menjadi manusia yang berguna
  • Untuk segenap alam semesta

 

  • Sekolah tidak sekedar belajar
  • Tapi menjadi terpelajar
  • Itulah tujan terpenting
  • Ketika dunia semakin genting

 

  • Membawa buku di dalam tas
  • selalu hadir di dalam kelas
  • Karena kita adalah siswa
  • menjadi tumpuan harapan bangsa

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar