Dream - Ahli Hukum Pidana, Noor Aziz Said, menilai menyatakan sikap keagamaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak bisa menjadi rujukan hukum nasional untuk menuduh seseorang melakukan tindak pidana. Pernyataan dalam Berita Acara Perkara (BAP) itu dibacakan tim kuasa Basuki Tjahaja Purnama dalam sidang yang berlangsung hari in, Rabu, 29 Maret 2017.
Pernyataan Noor diambil dari BAP karena ahli hukum tersebut tidak dapat memberikan keterangan pada sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa.
" Pendapat dan sikap keagamaan bukan sumber hukum nasional dan tak bisa dijadikan landasan untuk menuduh seseorang melakukan tindak pidana," demikian keterangan Noor seperti dibacakan tim kuasa hukum Ahok pada sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu, 29 Maret 2017.
Noor menuliskan sikap keagamaan MUI bukan termasuk sumber hukum sehingga tidak memiliki kekuatan yang mengikat. " Jadi PSK (Pandangan Sikap Keagamaan) tak punya kekuatan hukum," ucap dia.
Sehingga, tulis dia, pandangan dan sikap keagamaan MUI tidak dapat dijadikan ukuran ada tidaknya tindak pidana dalam Pasal 156 KUHP atau Pasal 165a KUHP.
Lebih lanjut, Noor berpendapat, pidato Ahok di Kepulauan Seribu tidak memiliki niat untuk menistakan agama Islam. Menurut dia, pidato itu hanya untuk mendapat dukungan dari warga terkait program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
" Dalam pernyataannya kemarin Ahok mengharap sekali mendapat dukugan (warga) terkait programnya. Oleh karena itu dia tak mungkin memusuhi (warga)," ujar Noor.(Sah)
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama