Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Djarot Di Masjid Cut Mutia ©2017 Merdeka.com
Dream - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat menyambangi Yayasan Pondok Pesantren Al-Wathoniyah di Klender, Cakung, Jakarta Timur. Dia datang untuk menghadiri acara haul almarhum KH Abdul Mujib Zhuri ke-empat dan Hj Arifatul Khoiri binti KH Mansyur Ali yang pertama.
Djarot mengatakan, kedatangannya memang untuk melakukan ziarah. Selain itu, dia juga ingin mengunjungi pesantren yang nuansa Indonesia-nya masih cukup kental.
" Kita datang ke sini untuk haul beliau sekaligus ziarah dan meninjau keberadaan pondok. Ini lah yang kita cari, pondok yang betul-betul nuansanya itu nuansa Indonesia-nya dapat," katanya di lokasi, Minggu, 26 Maret 2017.
Pada saat melakukan kunjungan, mantan Wali Kota Blitar ini juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi kelas pondok pesantren. Dia menilai kondisi kelas sudah kurang layak, tetapi materi yang disampaikan membuatnya bangga.
" Begitu masuk ke kelas udah bisa kita ketahui, tentang bagaimana pondok ini mendidik santrinya yang sukses itu mencintai tanah air. Al-Wathoniyah kan artinya tanah air," terangnya.
Djarot mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta rencananya akan memberikan bantuan dalam pembangunan pondok pesantren ini. Bahkan rencana ini telah disampaikan kepada pengurus pondok, Gus Lukman.
" Kita akan bantu, kita ada program bedah rumah sekaligus renovasi Ponpes yang sangat membutuhkan. Karena kita ingin mendidik santri-santri kita ini betul-betul santri yang tidak hanya membangun ukhuwah Islamiyah, tapi juga membangun ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basariah," tutupnya.
(Sumber: www.merdeka.com)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya