Anak dan Dokter Keluarga Akidi Tio Tak Ditahan, Bagaimana Nasib Sumbangan Rp2 T?

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 3 Agustus 2021 12:46
Anak dan Dokter Keluarga Akidi Tio Tak Ditahan, Bagaimana Nasib Sumbangan Rp2 T?
Polda Sumsel menyatakan Heriyanti tidak ditangkap sehingga tidak ada penahanan.

Dream - Anak bungsu mendiang Akidi Tio, Heriyanti serta dokter keluarga pengusaha sukses asal Aceh tersebut, Hardi Darmawan, sempat menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumatera Selatan. Keduanya diduga terlibat kasus sumbangan penanganan Covid-19 fiktif sebesar Rp2 triliun.

Usai diperiksa sekitar 10 jam, keduanya lantas diizinkan pulang. Polisi tidak melalukan penahanan terhadap keduanya.

Heriyanti tidak memberikan keterangan apapun terkait pemeriksaan yang dia jalani ketika keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Sumsel pada Senin malam, 2 Agustus 2021. Sementara Hardi keluar dua jam sebelumnya.

" Saya lelah," ujar Hardi sebelum meninggalkan Mapolda Sumsel.

 

1 dari 2 halaman

Diundang ke Mapolda Sumsel

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi, menyatakan kedua tidak ditahan. Dia pun membantah informasi sebelumnya yang menyatakan Herdiyanti ditangkap.

" Karena tidak ada penangkapan, artinya tidak ada penahanan," kata Supriadi.

Supriadi menjelaskan duduk perkara sebenarnya dari kehadiran Heriyanti di Mapolda Sumsel. Dia menyatakan Heriyanti memang diundang untuk datang, bukan ditangkap.

Heriyanti diminta untuk memberikan penjelasan terkait dana bantuan Rp2 triliun. Sebab, dana tersebut belum cair sesuai waktu yang dijanjikan.

Sementara Direktur Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Hisar Siallagan, menerangkan pihaknya masih perlu melakukan pemeriksaan terhadap Herdiyanti maupun Hardi. Untuk penyelidikan ini, beberapa personel diterjunkan untuk menjaga kediaman Heriyanti.

" Statusnya (Heriyanti dan Hardi) wajib lapor, jadi rumahnya dijaga," kata dia.

 

2 dari 2 halaman

Janji Cair Hari Ini

Soal dana Rp2 triliun yang dijanjikan, Hisar mengaku masih mengumpulkan bukti. Dia belum bisa mengambil kesimpulan dari kasus ini.

" Besok akan diperiksa lagi, karena masih dalam tahapan pemeriksaan," kata dia.

Selama diperiksa, Hisar mengatakan Heriyanti mengaku dana tersebut masih dalam proses pencairan. Menurut dia, Heriyanti juga berjanjia uang tersebut akan cair pada Selasa, 3 Agustus 2021.

" Ada janjinya, uang akan dicairkan, memang ada dia berjanji, jadi kita tunggu saja," kata dia.

Hisar pun menyatakan proses penyelidikan tetap berjalan meski ada janji dari Heriyanti. Dia meminta masyarakat untuk bersabar, menunggu hasil pemeriksaan.

" Soal pencairan kayaknya begitu, tapi kita tunggu, kita dengarkan saja," kata dia, dikutip dari merdeka.com.

Beri Komentar