Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief (Foto: Liputan6.com)
Dream - Kadiv Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal, mengatakan, Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, terbukti mengonsumsi narkoba.
" Kami lakukan tes urine terhadap AA dan positif mengandung metaphetamine atau jenis sabu," ujar Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin 4 Maret 2019.
Menurut Iqbal, saat ini polisi masih menetapkan Andi sebagai pengguna. Belum ada indikasi politisi itu sebagai pengedar barang haram.
" Saya kira itu fakta-fakta agar informasi seliweran di medsos dan lain-lain itu bisa terbantahkan, karena ada narasi-nadasi berbentuk laporan seperti pihak kepolisian tapi menyebar kemana-mana, itu belum tentu benar," kata dia.
Iqbal mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan apa yang beredar di media sosial.
" Informasi akurat dari Kadiv Humas yang lain-lain belum tentu akurat dan sesuai fakta, saat ini saya bicara representasi Polri," ucap dia.
Sebelumnya, Kabareskrim Polri, Komjen Idham Aziz, mengatakan, saat ditangkap, Andi dalam pengaruh barang haram yang dikonsumsi. Andi kala itu menolak menjalani tes urine.
" Yang bersangkutan (AA) telihat jelas habis menggunakan tapi menolak tes urine. Pelaku sudah diamankan selanjutnya akan tes urine," ucap Idham kepada merdeka.com.
Sementara itu Liputan6.com memberitakan, pihak hotel tempat Andi Arief ditangkap juga telah mengonfirmasi proses penangkapan.
Public Relation (PR) Hotel Penisula, Elizabeth, mengatakan, penangkapan terjadi pada sekitar pukul 20.50 Wib. " Betul jam 20.50 Wib kami terima tamu dari kepolisian yang membawa surat resmi. dan surat itu valid meminta akses pendampingan juga memeriksa kamar. Karena sudah sesuai prosedur, kami dampingi," ujar Elizabeth.
Elizabeth mengatakan, proses penggeledahan itu dilakukan 10 polisi bersama manajer dan keamanan hotel. Polisi menggeledah kamar Andi Arief hingga dini hari.
" Sampai pukul 01.00 pemeriksaan, kemudian kepolisian membawa yang ditargetkan," ujar dia.
Elizabeth mengatakan, kamar tempat Andi Arief ditangkap tidak dipasang garis polisi. Tetapi, polisi meminta pihak hotel untuk menjaga area itu tetap bersih.
" Karena masih pengembangan," ucap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya