Polri: Andi Arief Kemungkinan Direhabilitasi

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 4 Maret 2019 18:40
Polri: Andi Arief Kemungkinan Direhabilitasi
Polisi mendalami beberapa saksi.

Dream - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Muhammad Iqbal, menyebut Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, akan mendapatkan rehabilitasi narkoba meski proses hukum sedang berjalan.

" Kemungkinan direhab karena dia korban," ujar Iqbal, dilaporkan Liputan6.com, Senin, 4 Maret 2019.

Menurut Iqbal, Andi merupakan korban penyalahgunaan narkoba. Saat ini, Andi sedang diperiksa polisi. " Sedang didalami ada beberapa saksi kita periksa," ucap dia.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, mengatakan, kader dan petinggi partai kaget atas penangkapan Andi Arief.

" Kami sedang mencari tahu kebenaran masalah ini. Kalau bisa, ingin bertemu dengan AA untuk menanyakan langsung," ujar Imelda.

Sumber: Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro

1 dari 2 halaman

Saat Ditangkap di Hotel, Andi Arief Bersama Seorang Wanita

Dream - Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Ariet ditangkap aparta kepolisian atas kasus dugaan kepemilikan narkoba. Saat diringkus di sebuah hotel di Jakarta Barat, mantan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam itu sedang bersama seorang wanita. 

" Diamankan di hotel bersama seorang perempuan. Ditangkap Minggu tanggal 3 Maret," ujar Kabareskrim Polri, Komjen Idham Aziz seperti dilansir merdeka.com, Senin, 4 Maret 2019.

Idham menyebut, saat ditangkap, Andi dalam pengaruh barang haram yang diduga sudah dikonsumsi. Andi kala itu menolak menjalani tes urine.

" Yang bersangkutan (AA) telihat jelas habis menggunakan tapi menolak tes urine. Pelaku sudah diamankan selanjutnya akan tes urine," ucap dia.

2 dari 2 halaman

Pihak Hotel Temani Penggeledahan

Sementara itu dilaporkan Liputan6.com, pihak hotel tempat Andi Arief ditangkap juga telah mengonfirmasi proses penangkapan.

Public Relation (PR) Hotel Penisula, Elizabeth, mengatakan, penangkapan terjadi pada sekitar pukul 20.50 Wib.

" Betul jam 20.50 Wib kami terima tamu dari kepolisian yang membawa surat resmi. dan surat itu valid meminta akses pendampingan juga memeriksa kamar. Karena sudah sesuai prosedur, kami dampingi," ujar Elizabeth.

Elizabeth mengatakan, proses penggeledahan itu dilakukan 10 polisi bersama manajer dan keamanan hotel. Polisi menggeledah kamar Andi Arief hingga dini hari.

" Sampai pukul 01.00 pemeriksaan, kemudian kepolisian membawa yang ditargetkan," ujar dia.

Elizabeth mengatakan, kamar tempat Andi Arief ditangkap tidak dipasang garis polisi. Tetapi, polisi meminta pihak hotel untuk menjaga area itu tetap bersih.

" Karena masih pengembangan," ucap dia.

Beri Komentar
4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian