Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mayat Serda Rusdi (Foto: Pojoksatu.id)
Dream - Sesosok mayat menggunakan seragam lengkap TNI menggegerkan warga Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu 19 Agustus 2020.
Diketahui identitas mayat tersebut seorang Serda TNI Angkatan Darat bernama Rusdi. Ia merupakan Bintara Pembina Desa atau Babinsa yang bertugas di Koramil 1413-05 Kabaena.
Mayat Serda Rusdi pertama kali ditemukan oleh seorang petani bernama Audi, 50 tahun. Ia secara tidak sengaja melintas di lokasi penemuan dan melihat Serda Rusdi tergantung.
Saat ditemukan, mayat Serda Rudi mengenankan seragam lengkap prajurit TNI AD.
Diduga Serda Rudi tidak melakukan bunuh diri. Sebab, tangan korban dalam kondisi terikat tali kabel (cord) di belakang. Selain itu, kedua kakinya juga menginjak tanah dan terdapat luka lebam disebagian tubuh.
Diduga, Anggota TNI digantung saat masih sekarat. Hal itu dilakukan untuk mengesankan bahwa Rusdi bunuh diri.

Hingga kini, TNI dan pihak kepolisian setempat tengah menyelidiki kasus Serda Rudi.
“ Ini masih diselidiki. Rencana akan diautopsi,” ucap Kapolres Bombana, AKBP Andi Herman, Rabu 19 Agustus 2020.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Ferry Walintuka, mengatakan, Serda Rusdi meninggal bukan karena gantung diri.
“ Itu bukan gantung diri. Kita menemukan anggota TNI yang meninggal dalam kondisi tergantung. Kita belum tahu (penyebab kematian). Ini masih ditangani Polres Bombana,” ujar Ferry.
(Sumber: Pojoksatu)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya