Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Foto: Shutterstock)
Dream - Beredar kabar vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi China akan beredar pada akhir Desember dengan estimasi harga Rp2 juta untuk dua kali dosis suntikan.
Kepala Grup Farmasi Nasional China (Sinopharm), Liu Jingzhen, mengatakan, vaksin itu kini sedang dalam tahap uji ke tiga dan yang terakhir. Vaksin ini akan tersedia di pasaran mulai akhir Desember setelah semua tahapan uji coba rampung dan akan diproduksi sebanyak 220 juta dosis per tahun.
" Menurut estimasi kami, akhir tahun ini vaksin sudah bisa ada di pasaran," kata Liu, seperti dikutip harian Guangming Ribao.
Kepada The Time, Liu menyebut harga vaksin ini tidak terlalu mahal. Vaksin ini, kata dia, kemungkina bakal dilempar ke pasar dengan harga beberapa ratus yuan per suntikan.
" Kalau dua kali suntikan maka harganya mencapai 1000 yuan (setara Rp2 juta)," kata Liu, dikutip The Times.
Liu mengaku sudah disuntik dua kali dengan vaksin itu dan tidak mengalami dampak sakit apa pun.
Vaksin buatan China ini dalam kondisi " non-aktif" , artinya itu adalah virus yang dikembangkan di laboratorium dan kemudian dibunuh.
Vaksin " non-aktif" dikenal sudah diguakan untuk menangani berbagai penyakit, seperti influenza, campak, dan rabies. Vaksin jenis ini biasanya sedikit kurang efektif dibanding " vaksin aktif" , maka itu artinya perlu beberapa dosis untuk membuat vaksin ini efektif.
Menurut Liu, dua kali suntikan paling direkomendasikan karena jika sekali hanya melindungi 97 persen saja. " Kalau disuntik dua kali maka perlindungannya bisa sampai 100 persen."
" Jarak antara suntikan pertama da kedua biasanya bertahan selama 28 hari. Dalam kasus tertentu, dua kali suntikan bisa langsung dilakukan, satu di lengan kiri dan satu di lengan kanan. Masing-masing takarannya empat mikrogram vaksin."
Liu mengatakan, Institut Produk Biologi Beijing bisa memproduksi hingga 120 juta vaksin " non aktif" dalam setahun, dan Institut Produk Biologi Wuhan bisa memproduksi tambahan 100 juta vaksin.
Menurut Liu, tidak semua 1,4 miliar penduduk china akan divaksin. Pelajar dan kaum pekerja di perkotaan akan divaksin sementara mereka yang tinggal di daerah pedesaan yang jumlahnya lebih sedikit tidak perlu divaksin.
Sumber: https://www.merdeka.com/dunia/vaksin-covid-19-buatan-china-siap-edar-desember-harganya-rp-2-juta.html
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya