Anies Baswedan (Facebook/Anies Baswedan)
Dream - Calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan, peran besar sang kakek, Abdur Rahman AR Baswedan, turut membentuk karakternya. Dari sang kakek, Anies belajar kosa kata sekaligus karakter ramah dan jujur.
Anies menceritakan, saat duduk di kelas 3 Sekolah Dasar dia sering disuruh sang kakek mengetik surat atau artikel yang dikirimkan ke teman-temannya. Dari kebiasaan itulah Anies mengenal kosa kata.
" Kakek saya diberitahu, surat yang dikirim ke teman-temannya banyak yang salah dalam pengetikannya," kata Anies di Posko Pemenangan Anies-Sandi, Jalan Cicurug nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 24 Maret 2017.
Selain mempelajari kosa kata, Anies muda juga kerap bersua dengan kawan-kawan diskusi sang kakek. Sebab, rumah AR Baswedan kerap menjadi tempat diskusi pelbagai tema.
AR Baswedan dikenal sebagai sosok yang ramah. Sehingga, banyak temannya suka berdiskusi di rumah kakek Anies itu.
" Rumah saya selalu ramai pada saat itu. Kalau sudah berdiskusi itu juga pasti lama," ucap dia.
Selain pengalaman bersinggungan dengan banyak tokoh, dari sang kakek, Anies juga belajar jujur dan tidak menyakiti siapapun. Sebab, dengan memegang amanah itu, dia bisa meraih kesuksesan seperti sekarang ini.
Kakek Anies, AR Baswedan dikenal sebagai Pahlawan Republik Indonesia yang juga membantu mempersiapkan kemerdekaan pada 1945.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya