Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Helikopter Tanpa Awak Yang Akan Dikirim Ke Mars (News.com.au)
Dream - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana mengirim helikopter ke Mars. Rencana itu muncul setelah robot yang mereka kirim ke Planet Merah dianggap terlalu lama untuk mendapatkan data-data.
Dikutip Dream dari News.com.au, Senin 26 Januari 2015, saat ini Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA tengah melakukan cara untuk mengirim drone yang disebut " Mars Helicopter" ke Mars.
Robot yang dikirim ke Mars, seperti Curiosity, memang telah menemukan sejumlah data dari permukaan planet tersebut. Namun para ilmuwan AS merasa robot itu memerlukan banyak waktu untuk bergerak dari tempat yang satu ke tempat lainnya.
Permukaan Mars sangat tidak merata, memiliki banyak pegunungan dan lembah yang membuatnya sulit untuk dilintasi sebuah rovers. Kondisi inilah yang perlu dicarikan solusinya, yaitu sebuah pesawat tak berawak.
Pesawat tanpa awak ini diproyeksikan mampu mengarungi permukaan Mars tiga kali lipat dari jarak yang bisa ditempuh robot-robot yang dikirim ke Mars saat ini.
Helikopter ini akan terbang dan mendarat di permukaan Mars memotret tanah dan mengirimkan datanya ke para ilmuwan yang berada di Bumi. Gambar dari helikopter juga bisa dipelajari untuk menemukan fitur yang diinginkan, sehingga tim NASA bisa melihat secara lebih rinci.
Cara ini dinilai akan menjadi pilihan yang jauh lebih bagus untuk mendapatkan gambar daripada yang diperoleh alat-alat yang sudah dikirim ke Mars, seperti Reconnaissance Orbiter dengan kamera HiRISE, yang berada sekitar 240 kilometer di atas permukaan Mars.
Namun, rencana ini bukan tanpa hambatan. Sejumlah kemungkinan rintangantengah dibahas saat ini. " Ada tantangan berat jenis atmosfer sangat rendah," kata Bob Balaram, ilmuwan JPL.
" Helikopter itu harus otonom dalam hal bisa terbang dan memelihara kestabilan penerbangan," lanjut dia. Saat ini, prototipe helikopter tanpa awak ini masih dalam tahap uji coba.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya