Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Paska gempa di Lebak, Banten, siang tadi sekitar pukul 13.34 WIB, publik lini sosial media dibuat resah dengan beredarnya kabar akan muncul gempa susulan tengah malam ini. Kabar tersebut menyebut akan ada gempa susulan berkekuatan 7,5 Skala Richter sekitar pukul 22.30-23.59 WIB di Provinsi Banten dan sekitarnya.
Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) seketika menyebut kabar itu bohong atau hoax. BMKG juga tidak pernah mengeluarkan edaran tentang gempa susulan tersebut.
" Berita itu TIDAK BENAR dan BMKG TIDAK PERNAH membuat berita tersebut," demikian pernyataan resmi BMKG yang diunggah di akun Twitter @infoBMKG, diakses Selasa, 23 Januari 2018.
Secara tegas BMKG menyatakan berita itu hanya isu yang membohongi masyarakat. " Isu itu tidak memiliki dasar ilmiah yang jelas," tegas BMKG yang ditandatangani Kepala Stasiun Geofisika Klas I Tangerang, Teguh Rahayu.
Siaran Pers #BMKG mengenai berita #Hoax akan terjadi #gempa dengan kekuatan 7,5 SR antara pukul 22.30-23.59 di wilayah Prov. Banten dan sekitarnya. Mari menjadi masyarakat yang cerdas dalam menggunakan media sosial. � pic.twitter.com/UkX245yA4n
— BMKG (@infoBMKG)23 Januari 2018
Dalam edaran bernomor UM.505/074/TNG/I/2018, BMKG menegaskan hingga saat ini gempabumi tektonik belum dapat diprediksi kapan, di mana terjadinya serta seberapa besar kekuatannya. Sementara terkait gempa susulan di Banten, kekuatannya mengalami penurunan.
" Dari sekian kali isu terkait gempa bumi, tidak ad satupun yang terbukti. Oleh karena itu, isu terkait gempabumi dan tsunami tidak perlu dihiraukan," demikian poin terakhir pernyataan BMKG.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam