JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Dari Kiri Ke Kanan,CEO Telkomsel Ririek Adriansyah, CEO XL Axiata Dian Siswarini, CEO Indosat Alexander Rusli, VP LoonMike Cassidy, President Alphabet IncSergey Brin. (nbcnews.com)
Dream - Perusahaan situs mesin pencari terbesar di dunia, Google rencananya akan menerbangkan balon udara yang berfungsi sebagai penyalur akses internet di Indonesia pada 2016 mendatang. Keputusan ini diambil Alphabet, perusahaan yang kini menangani Google Project Loon, pada hari Rabu, 28 Oktober 2015 lalu.
Untuk memulai proyek itu, Alphabet menggandeng tiga operator telekomunikasi di Indonesia, Indosat, Telkomsel, dan XL Axiata. Vice President of Project Loon Google, Mike Cassidy mengatakan pemanfaatan balon udara memang diharap bisa memperluas jangkauan internet dengan lebih mudah.
" Selama beberapa tahun ini, kami berharap Loon dapat menjadi teman dari provider telekomunikasi lokal untuk mendapatkan akses internet berkecepatan tinggi," katanya.
" Selama ini dari masih banyak orang dari Sabang sampai ke Merauke yang tidak memiliki akses internet. Dengan adanya Loon, kami berharap suatu hari nanti bisa membantu memberi mereka akses itu," tambah Mike.
Presiden Alpabhet Inc. Sergey Brin membayangkan Proyek Loon dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan akses internet bagi warga jutaan warga di seluruh dunia. " Dengan adanya proyek ini jarak antarwarga di dunia dapat menyusut," kata pria yang ikut mendirikan Google ini.
Project Loon merupkan balon-balon udara yang melayang di lapisan stratosfer dengan tinggi sekitar 20 km di atas permukaan bumi. Sebuah perangkat yang mampu memancarkan sinyal internet ke daratan di pasang dalam balon udara ini.
Sumber: NBC News, berbagai sumber
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
