Ratu Inggris Saat Mennjau Pabrik Pembuatan Emas (http://www.truthcontrol.com/)
Dream - Cadangan emas Indonesia diantara negara serumpun Melayu tak bisa dianggap sepele. Indonesia punya emas lebih banyak dibandingkan Malaysia.
Mengutip data terbaru Wordl Gold Council (WGC), Indonesia hingga saat ini memiliki emas batangan sebanyak 78,1 ton atau 2,8 persen dari cadangan devisa Indonesia.
Dengan cadangan tersebut, Indonesia masuk dalam 40 negara pemilik emas batangan terbanyak di dunia.
Di tingkat Asia Tenggara, posisi Indonesia bahkan lebih baik. Berada di peringkat empat, emas batangan Indonesia lebih banyak dari Malaysia yang memiliki 36,5 ton emas.
Berada di peringkat teratas negara pemilik emas batangan di Asia Tenggara adalah Filipina dengan 195,6 ton. Disusul Thailand 152,4 ton dan Singapura 127,4 ton.
Selain Malaysia, negara ASEAN lain yang memiliki tabungan berupa emas lebih sedikit dari Indonesia adalah Kamboja sebanyak 12,4 ton, Laos 8,9 ton, dan Myanmar 7,3 ton.
Berikut adalah 10 negara/badan pemilik emas batangan terbanyak di dunia per September 2015:
1. Amerika Serikat, 8.133,5 ton
2. Jerman, 3.381 ton
3. IMF, 2.814 ton
4. Italia, 2.415,8 ton
5. Prancis, 2.435,5 ton
6. Tiongkok, 1.708,5 ton
7. Rusia, 1.352,2 ton
8. Swiss, 1.040 ton
9. Jepang, 765,2 ton
10. Belanda, 612,5 ton.
(Ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global