Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Saat Mengunjungi Lokasi Bencana Di Sulawesi Tengah (Foto: Istimewa)
Dream - Kementerian Agama (Kemenag) mencanangkan gerakan Kemenag Bangkit Melayani Umat. Gerakan ini merupakan upaya Kemenag membangkitkan semangat para aparatur sipil negara (ASN) Kemenag pasca bencana di Sulawesi Tengah.
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, untuk meningkatkan semangat para ASN, Kemenag Pusat menyalurkan bantuan senilai Rp 10 miliar.
" Saya ingin tahu perkembangan penanggulangan itu karena sebagian besar bantuan tanggap darurat itu adalah sumbangan ASN Kemenag. Penyaluran dan penggunaannya harus dipertanggung jawabkan," ujar Lukman, dalam keterangan resminya, Senin, 19 Oktober.
Lukman mengatakan, setelah jaringan komunikasi mulai pulih pasca bencana Palu dan Donggala, Kemenag juga telah segera membentuk Tim Satgas Penanggulangan Dampak Bencana.
Satgas ini bertugas melakukan pemetaan hingga mengoordinasikan penanganan pemulihan pasca bencana terutama pada pemangku kepentingan Kemenag.
Selain berkoordinasi dengan instansi lain, satgas juga berhubungan dengan pihak luar negeri yang memberikan bantuan.
“ Alhamdulillah, tim bekerja sesuai rencana berdasarkan tupoksi Kemenag. Bantuan tersalurkan sesuai target, langkah-langkah darurat juga dilakukan dengan baik,” kata Lukman usai berkeliling meninjau kelas-kelas darurat.

Meski demikian, kata Lukman, masih banyak hal yang perlu dilakukan dalam proses pemulihan.
Lukman meminta jajarannya untuk mengalokasikan program prioritas pada 2019 untuk Palu, terutama untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur di IAIN Palu, madrasah, kantor KUA, rumah ibadah, dan gedung kantor Kemenag.
Lukman juga meminta jajarannya belajar memahami perubahan dan dinamika proses alam.
“ Semoga seluruh jajaran Kemenag dan masyarakat Sulteng tetap sabar dan mampu menjalani kehidupan lebih baik,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya