Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Cafe Pemberdayaan
Dream - Pesatnya perkembangan Lembaga-lembaga filantropi di Indonesia telah mendorong berbagai inovasi dalam aktivitas filantropi. Pada 2018 ini, Filantropi Indonesia menggelar Festival Filantropi Indonesia (FIFEST) atau Indonesia Philantropy Festival.
Festival ini mengangkat tema “ From Innovation to Impact: Unlocking Philanthropy Potential to Accelerate the Achievement of SDGs” digelar 15 hingg 17 November 2018.
Dompet Dhuafa salah satu lembaga filantropi Indonesia tidak ketinggalan untuk ikut serta dalam pameran bergengsi ini.
Dalam pameran ini, Dompet Dhuafa mengangkat konsep Cafe Pemberdayaan. Acara dua tahunan ini diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.
" Keikutsertaan pada pameran ini kami menghadirkan berbagai produk pemberdayaan ekonomi seperti kopi, beras, gula, dan hasil pertanian lainnya. Festival ini selain sebagai menginformasikan kinerja pemberdayaan Dompet Dhuafa, kami manfaatkan untuk ajang promosi produk pemberdayaan,” ujar drg. Imam Rullyawan, MARS., Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropy.
Dompet Dhuafa memiliki program pemberdayaan petani kopi di berbagai wilayah seperti Aceh Tengah, Temanggung, hingga Bulukumba.
Selain pemberian modal kepada para kelompok petani, Dompet Dhuafa juga memberikan pendampingan hingga membantu proses pemasarannya dari para petani untuk meningkatkan tingkat taraf ekonomi kehidupan.
Dompet Dhuafa merupakan lembaga terbesar sekaligus pelopor lembaga filantropi di Indonesia. Aktivitas utamanya membantu korban bencana, mulai tahap tanggap darurat sampai fase rekonstruksi.
Melalui Festival Filantropi Indonesia ini bisa menjadi ajang apresiasi bagi lembaga-lembaga filantropi atas peran dan kontribusi yang diberikan, khususnya untuk korban bencana.
Festival ini diikuti oleh lembaga filantropi nasional dan internasional. Delegasi negara-negara lain diantaranya adalah Cina, Kolombia, Amerika Serikat, Filipina, dan Singapura.
Fifest 2018 digelar pada momentum yang tepat di mana kegiatan filantropi di Indonesia tengah berkembang pesat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya